巴扬甘-巴扬甘库·门格奈瓦克图·克尔贾·丹·问题图书馆

Aku pikir salah satu penyebab ketidakefektifan produktivitasku adalah tidak adanya waktu kerja yang disiplin dan konsisten。
Selama ini,aku Cenderung bekerja asal-asalan。 Kapan saja aku sempat。 Masalahnya,Underuk Menyempatkan diri itu ada saja halangan-halangan yang merintangi。 Baik dari dalam diriku,maupun dari orang-orang di sekitarku。
Beberapa kali aku membayangkan situasi di mana aku memiliki waktu kerja yang baik。 巴彦甘-巴央甘寺
Pertama ,aku membayangkan diriku kerja di pagi hari。 Mungkin sekitar pukul delapan atau pukul森美兰州。 Apabila aku bangun pada pukul delapan,阿库阿坎menyelesaikan仪式pagiku sampai pada pukul森美兰。 Termasuk di dalamnya sarapan yang sehat dan menyenangkan。 帕达普森(Pada pukul)森美兰(Pada pukul sembilan)。
Bayangan ini punya satu kesalahan致命; aku bukanlah tipikal yang pandai bangun pagi。
Kedua ,aku membayangkan diriku,setelah mendapati ketidakmungkinan模型waktu kerja dalam bayangan pertama,memulai kerjaku selepas salat Zuhur。 Kalau bisa bahkan pekerjaanku itu aku selesaikan langsung di masjid。 Aku membayangkan diriku menunaikan salat berjamaah di sana kemudian mulai bekerja hingga waktu Asar tiba。 Dalam bayangan ini,aku akan bangun pada pukul sepuluh。 Setelah menunaikan礼拜日用品,阿库阿坎巴姆巴卡·辛加·祖尔。
Bayangan ini tampak理想。 Kemungkinan penerapannya juga tinggi。 Kalau aku tidur cukup di pagi hari,seharusnya aku bisa segar di siang hari。 Barangkali aku juga harus menyantap makan sibelum menunaikan salat Zuhur。
Hanya saja aku merasa bahwa masjid dekat tempatku tinggal,tidak begitu ramah untuk situasi di mana seseorang berlama-lama duduk di dalam masjid。 Apalagi sampai bekerja atau tidur siang。
Ketiga ,aku membayangkan diriku mulai bekerja pada pukul delapan malam。 Siang akan aku manfaatkan untuk membaca,dan sore untuk menulis。 Dalam suasana yang tenang setelah semua peribadatan terselesaikan,dan juga makan malam telah tertunaikan,aku akan mulai menghadapi pekerjaanku。 Aku akan bekerja hingga tengah malam。 Dengan durasi sekitar tiga sampai empat果酱。 Aku kemudian akan menutup hariku dengan bergadang menonton电影atau video di YouTube。 Internet上的Ataupun membaca漫画和artikel-artikel。
Dalam bayangan ini juga,阿库杜卡杜杜克杜杜克孟加比斯坎瓦克图安塔拉马格里布丹伊斯雅迪清真寺。 Pada waktu ini aku tidak perlu khawatir akan ketidakramahan karena waktu-waktu semacam ini adalah waktu lumrah bagi seseorang untuk berdiam diri di masjid。 Sambil duduk-duduk barangkali aku bisa mengaji sedapat-dapatnya atau menelaah satu dua hadis Rasulullah。
Aku sempat pernah mencoba menerapkan bayangan ini namun aku sangat kesulitan。 Sebab waktu tersebut adalah waktu di mana komunikasi antar manusia di dunia玛雅人,sedang tinggi-tingginya。 Baik komunikasi kelompok maupun pribadi。
Pada waktu tersebut juga biasanya kawan-kawanku mengajakku keluar untuk duduk-duduk di kedai kopi sembari bercengkrama。
Aku mendapati diriku sulit menolak godaan komunikasi dan interaksi itu。
Keempat ,aku membayangkan waktu kerja pada saat di mana semua orang tertidur。 Dalam bayangan ini,阿库穆罕默勒·贝克尔·塞莱帕斯·腾加·马林·兴加·普加尔·蒂加·帕吉·阿托·巴坎·兴加·苏布。 Aku yang seorang夜间memang kerap kali tidak tidur malam。 Kebiasaan ini semakin menguat karena jadwal kuliahku dahulu yang dimulai dari jam satu siang。 Maka dari pada aku hanya menghabiskan malam bersama dengan konten-konten Internet,bukankah lebih baik jika aku memanfaatkan waktu secara produktif untuk bekerja吗?
Pada waktu ini,aku tidak perlu takut terganggu oleh komunikasi dan interaksi。
Namun Yang Menakutkan pada waktu ini justru adalah diriku sendiri yang dengan begitu mudahnya mengantuk saat mulai menghadapkan diri pada pekerjaan。 Aku kadang-kadang mampu melawan。 Tapi seringkali aku kalah。 Malam pun tetap aku habiskan dengan konten-konten互联网浏览器。