
Menyeberangkan Buku Indonesia ke马来西亚
(sebuah Catatan renungan Gerakan Literasi dari Nunukan)
Sulawesi Selatan atau setidaknya beberapa sekampung yang saya kenal adalah perantau马来西亚。 Perantau yang gigih dan tak mengerti soal pendatang resmi atau tak resmi,yang mereka tahu,bekerja dan mendapatkan uang。 Di rimbun rimbun sawit dan di lebat-lebat pohon coklat。 米尔卡·德·门格蒂·阿帕·图伊·基迪兰·乌帕·克尔哈。 Mereka Tak kenal apa itu印度尼西亚raya。 米尔卡·贾加德·肯纳尔·哈里·默迪卡。 Mereka hanya tahu,merah putih tak boleh menyentuh tanah saat dikibarkan sebab moyangnya yang bajingan itu pun pernah ikut perang kemerdekaan。
。
Beranak pinak mereka di rantau。 Anak mereka pun bertempat tanggal lahir马来西亚,lalu saat mereka tiba di Indonesia,苏拉特akta kelahiran mereka menjadi rumit pengurusannya。 拉鲁,贾迪拉·梅尔卡·曼萨·卡洛·卡罗·苏拉特·苏拉特·纳加拉
。
Di perkebunan-perkebunan马来西亚,anak mereka tak sekolah。 塞科拉·梅曼格·阿达(Sekolah Memang ada)
。
Jangan Heran mereka tak tahu apa itu印度尼西亚
米尔卡·达·哈帕·拉古印度尼西亚拉雅
apalagi lagu kaki di kepala kepala di kaki,lebih-lebih lagu kejam potong bebek angsa serta maju tak gentar
喀拉拉邦,喀尔巴阡山脉,阿肯色州
。
阿纳克·阿纳克图
图姆布赖姆邦
bergerilya berlari达里波利斯马来西亚
jar 米尔卡·图利斯·蓬·米尔卡卡·孟贾迪·阿拜。 Jadilah mereka pekerja yang lugu dan mudah ditipu-tipu。 Anak mereka pun abai dan tak tahu belajar kemana。 Mereka memang bersalah。 Tapi bukan berarti kita hanya diam mengutuki。 kita harus memaksa burung berkicau menjadi indah dan menghiasi pagi dan pagi
。
阿约伊斯旺(Ayo Iswan),阿约萨达姆(Ayo Saddam),阿南(Asyo Asnam Kita Nyeberang kesana),膜mb buku buku tentang印度尼西亚untuk anak-anak印度尼西亚
印度尼西亚,印尼,印度。 tempat warung kopi dan buruh migran bermata sipit didatangkan。
印度尼西亚,马来西亚,马来西亚,印度,印度和印度。
。
Ayo Asnam,Ayo Saddam,Ayo Iswan
kita menyusup melintasi perbatasan di nunukan,membawa buku-buku bacaan tentang印度尼西亚ke rerimbun pohon kelapa sawit dan pepohonan coklat
。
琼脂mereka masih tetap毛孟买迪印度尼西亚
itu pun jika mereka bisa membaca
吉卡·蒂达克(Jika Tidak)
Andhika Mappasomba Daeng Mammangka。
孟加锡,8.9.16