丽艳

Semenjak mesin uap ditemukan,penjelajahan ke tempat lain semakin menjamur dan lebih giat。 Lautan bukanlah jarak杨memisahkan hubungan南极洲。 Semakin hari,bulan,tahun hubungan,Antarmanusia lebih强化了dan beraneka warna kepentingan。 达胡卢(Dahulu),吉卡·奥兰(Jika Orang),凯洛彭波克(Kelompok),布米·塞巴盖(seumi-sabagya)“曼努西亚”,兰巴特·劳恩·潘丹甘(labat laun pandangan itu terhapus)。

肯雅坦班(Kenyatanya),贝拉汉·布米·兰(Belahan Bumi Lain)和猩猩·丹·沃纳·库利特(batasa),塔塔卡拉·希达(Tata Cara Hidup)杨·伯莱南·丹尼亚(dangannya)。 Dengan demikian,cara menyikapi orang lain tentunya beragam pula。 Cara menyikapi serta pandangan terhadap orang lain inilah yang kelak menciptakan sejarah peperangan,kerja sama,perdagangan,akulturasi budaya。 Dengan kata lain,塔塔卡拉·贝鲁邦安·曼努西亚satu dengan manusia莱尼亚·杨·梅拉希尔坎对话。

对话sendiri berpeluang gagal dan berhasil。 gagal吉卡对话tidak menemukan kesepakatan,saling pengertian,auau kengotan dari kedua belah pihak untuk mengakui eksistensi bahwa“ dia” yang lebih unggul dari orang lain。 Perang merupakan bukti bahwa pergaulan manusia terjadi kegagalan杨luar biasa。 Perang menyajikan戏剧yang memilukan,bahkan memuakkan。 达拉per(Talam Perang) 杨阿达·汉亚拉·凯卡拉汉。 Kekalahan Mengalahkan自我Sendiri,Kalah Berdialog Dengan sesama。

LiyanThe Other ,Orang yang di luar lingkup kita tetap menyajikan teka-teki yang penuh prasangka。 Dalam jagat pewayangan,Rahwana adalah sosok raksasa bengis,bertindak biadab yang di hidup di“ seberang” lautan。 Tentunya raksasa dan keraksasaannya Rahwana dilihat dari kacamata Rama yang selalu digambarkan sebagai sosok ganteng,lembut,dan penuh cinta kasih。 Boleh jadi,Rahwana menganggap Rama-lah yang sebenarya“ raksasa”,kekalahannya Rahwana terletak ketidakpunyaan tangan-tangan yang menelurkan tulisan:Rama tak lain raksasa。 勒比·赛扬尼(Lebih sayangnya),达拉姆·潘尼莱斯雷亚人(prasangka tersebut),克杜阿(kedua belah pihak diakhiri) Inilah gambaran bahwa orang lain tetap saja orang lain。 kita tak pernah sampai memahami orang lain,kecuali sebatas pemahaman dengan cara kita。

Membaca buku“ Other ” karya Ryszard Kapuscinski setidaknya bisa mereduksi prasangka terhadap orang lain。 Kapuscinski yang terpengaruh filsafatnya Levinas,阿达·奥兰·莱恩(Ada Orang Lain),孟加杰克·彭巴卡(pembaca untuk menyadari bahwa di luar“ diriku”)。 纳蒙(Namun),吉卡(aku)提达(tika),大马尼雅达里尼(auya tinak berusaha),曼努阿达(manaudarinya),曼努沙尼亚(manusia hanya)阿坎 帕达哈尔(Padahal),红毛猩猩memiliki wajah。 Dan wajah ini adalah kitab suci yang di dalamnya segala kebaikan terekam。

Dunia,bagi Kapuscinski,selalu menjadi Menara Babel( 通天塔 )。 Namun demikian,Tuhan tidak hanya mencampur bahasa,tetapi juga budaya dan adat istiadat,hasrat dan kepentingan,dan menciptakan penghuninya sebagai makhluk ambivalen yang menggabungkan antara Aku dan non-Aku,diri sendiri dan Orlik, Bahasa al-Qur’an-nya,pandangan Kapuscinski ini dinamakan ta’aruf’saling mengarifi’,mengenal satu sama lain dari berbagai macam suku bangsa manusia。

Upaya apa yang ditempuh setiap pribadi untuk mengenal pribadi dan aku yang lain? 对话,伊图拉·奥普西·扬·迪亚坎坎·奥莱·卡普松辛斯基·扬·特里拉希·贝巴加里·阿里兰·菲萨法特对话,胡苏尼亚·列维纳斯。 对话bukan semata terjadi komunikasi口头,tetapi juga seluruh aspek lahir-batin。 坦帕·图坦(Tanpa itu),对话hanya menjadi pertunjukan戏剧atau dongeng。 Tujuan对话ialah untuk mendapatkan pemahaman bersama。 Sementara tujuan pemahaman ini ialah saling mengakrabkan diri satu sama lain。

Syarat keseluruhan散文涉及indal adalah kemauan untuk mengenal,hasrat dan tindakan menuju orang lain,pergi menemuinya dan melakukan percakapan dengannya。 Namun,tidak dimungkiri散文ini tidak semudah membalikkan telapak tangan。 Pengalaman menunjukkan,banyak orang yang menjaga jarak dengan orang asing yang baru dikenal,rasa prasangka buruk lebih dahulu muncul结合了dengan sikap tanggap dan percaya。 Bahkan dalam kehidupan yang tercatat sejarah,saling menyinggung,memaki,rasis kerap kali muncul meski hal-hal ini tidak perlu terjadi。

Orang Yunani menyebut non-Yunani sebagai Barbaros :Orang yang berbicara dengan bahasa yang tidak mengerti; 丹·莱比赫·拜克·曼贾加·贾拉克·丹尼亚卡。 Orang Romawi membuat benteng dari orang lain yang反对Limes 。 Orang Cina menyebut orang非Cina sebagai orang ass dari seberang laut杨桂 ,杨berarti怪物lautan。 Kawat berduri,tembok tinggi,pagar besi,kamp pengasingan,parit,penghalang atau yang lainnya merupakan penjelmaan rasa takut dan prasangka gaya masa kini。 种族隔离制度 (Inilah ejawantah doktrin) 种族隔离制度 ,杨布坎·塞卡达(Antan ras)Putih dan Hitam Afrika。

Secara sederhana 种族隔离 adalah sebuah pandangan yang penganutnya menyatakan bahwa orang lain boleh hidup sesukanya,hanya jika dia tidak berada dekat saya,hanya jika dia bukan bagian dari ras,agama dan budaya saya。 Namun,itu semua bukan sekadar,“ jika saja”,karena kenyataannya di sini kita berurusan dengan doktrin ketidakadilan struktural permanen yang membagi-bagi umat manusia。

Perbedaan merupakan keniscayaan,begitu pula orang lain( liyan / others )juga keniscayaan di luar diri pribadi,aku。 孟加拉国外交大臣“ 利安 ”杨·迪杜孔·丹根·埃克潘西·丹·阿克塞莱拉斯·泰克诺洛奇(英语)对话cepat terjadi。 对话对话yang bis saja kelak menciptakan benturan-benturan akibat adanya reaksi dari berbagai senyawa pemikiran,budaya dari yang lain maka diperlukan sikap kejelasan identitas diri,kekuatan,nilai,dan kematangan。 吉卡·提达克·贝吉图(Jika Tidak Begitu),北汉亚·阿坎·曼普达·蒙达普·恩达普·达里·圣帕尔塞姆布尼安,孟吉拉西斯坎·迪里·达里· 利扬 (Orang lain)。

Di dunia baru,时代现代bahkan后现代ini akan lahir orang lain baru,yang muncul dari kekacuan-kekacuan dan kebingungan kehidupan modern。 Lantas siap orang lain baru ini? Bagaimana kita menyikapinya? Apakah kita mampu hidup berdampingan? Saling memahami? Saling asih-asah-asuh吗?

Mengakhiri tulisannya,Kapunscinski mengajak pembaca merujuk perkataan Conrad,“ Berbicara pada kemampuan kita untuk merasakan senang dan takjub pada misteri yang mengelilingi hidup kita; 帕达拉萨belas kasihan,肯达汉,丹拉萨萨基特; 帕达拉萨佩尔萨哈巴丹(Tada rasa persahabatan yang terpendam)达拉姆(dalam semua makhluk),丹帕达基亚基南(Sederhana namun tak tampak)

Buku ini setidaknya bisa menjadi teman reflektif sekaligus kontemplatif bagi pembaca。 Sebab,tidak dipungkiri kecurigaan terhadap liyan其他人 ),rasa takut,wasang是orang yang baru dikenal lebih banyak munculnya dibandingkan keterbukaan dan saling percaya。 Menghapus prasangka bukan berarti menghilangkan kewaspadaan,tetapi lebih condong bagaimana kita mampu berkompromi,berkomunikasi,dialog mendalam untuk menemukan titik-titik persamaan sebagai umat manusia yang menempati satu kapal besar。 Sehingga dari titik persamaan tersebut manusia satu dengan yang lain mampu menciptakankedamaian,kerahmatan umat yang lain atau memayu hayuning bawono