Ziarah tak pernah selesai menjadi teka-teki。 Ia mendekatkan kesadaran bahwa dunia yang kita huni mengandung antinomi-antinomi yang tak bisa didamaikan。 安塔拉·杨·达丹·提达克·阿达拉·杨·安塔拉·杨·阿卜特鲁特·丹·拉莱蒂夫,安塔拉·杨·孔克雷特·阿·阿斯特拉克,丹·特鲁斯-塞特努斯尼亚。
“ Sebenarnya buat apa ya,kita berziarah? Mau kita ziarah terus-terusan pun,yang mati tidak akan kembali hidup。 Lalu buat apa ziarah,” ujar kekasihku di sisi kubur sang Bapak和ketika kami berziarah dua pekan lalu。
Keinginan琼脂杨马蒂kembali隐藏。 Ziarah Menghadirkan感悟:Menginginkan YANG Tak Mungkin; Melampaui kemewaktuan dan keruangan。 Sentimentalitas itu,paling sedikit,merupakan satu-satunya isi ziarah-达兰妮亚的继承人。
Sehingga ziarah diperluas arti bukan hanya konkret menziarahi pusara(tanah)。 Melainkan juga menziarahi memorabilia ke dalam diri yang terikat dengan ia yang mati。 Tetapi Ziarah bukan benar-bear keduanya。 Ia tetap鲁米特·迪帕哈米 Kerumitan yang juga hadir dalam Ziarah karangan Iwan Simatupang。
Tokoh-tokoh dalam Ziarah hanya反对melalui nama predikatnya:istri,opseter,mahaguru opseter,wali kota,dan ibu hiotesis。 仰光运动会-仰光运动会仰光运动会,仰光运动会,仰光运动会,仰光运动会,波黑运动会,波黑运动会,
墨西哥人角色。 人物角色atau pribadi dipandang melalui apa yang ia kerjakan saat itu,bukan sebagai seseorang dengan nama,catatan kependudukan dan pengalaman yang melekat。 Kebekuan identitas dikaburkan。 Selama persona itu masih hidup,identitasnya masih akan terus berubah-ubah。
Tetapi Iwan mempertahankan penyebutan tokoh kita untuk tokoh utama。 Hanya dalam konteks tertentu tokoh kita取消首发。 迈斯基·塞贾克(Meski sejak)饰演角色是berhenti melukis dan dikenal sebagai pemabuk,拉鲁·孟加迪·彭加布尔(lalu menjadi pengapur)则是pekuburan。
Saya menganggap teknik ini sebagai cara mempertahankan hal yang lebih penting untuk menarasikan gagasan penulis melalui sentimentalitas tokoh kita。 Kisah Ziarah dibangun melalui sentimentalitas tokoh kita atas kematian istrinya。
Di samping itu,berbeda dengan tokoh lain,penyebutan tokoh kita mewakili kondisinya yang nomaden sebagai角色。 Tokoh kita tentu bukan sebuah predikat dengan tanggung461ab yang melekat seperti tokoh-tokoh lainnya。
苦参
“ Begitu malam jatuh,perutnya dituanginya arak penuh-penuh,memanggil Tuhan keras-keras,kemudian meneriakkan nama istrinya keras-keras,menangis keras-keras,untuk pada akhirnya tertawa keras-keras。”
Istri yang dicintainya mati。 Tokoh kita mengalami kejatuhan mendalam。 Untuk kali pertama dalam hidupnya,酒精薄荷醇melalui kerongkongannya。 梅鲁尼(Memenuhi perutnya)。 Kemudian orang-orang di sekitarnya mengantar ia pulang。 Sejak itu tokoh kita lebih dikenal sebagai seorang pemabuk。
Tiap pagi ia terbangun dengan perasaan阿坎贝尔泰穆伊斯特里尼亚,迪苏加图蒂孔甘。 Entah tikungan法力值。 Ketika melewati tikungan,得克萨斯州腾库根岛。 Kemudian ia menyadari,tikungan bukan tempat untuk bertemu orang mati。 Istrinya yang sudah mati tak akan pernah berada di suatu tikungan。 Ia di dalam tanah di sebuah pekuburan。
Polah itu menjadi pengulangan setiap hari dan membuat masyarakat memandang asing bekas pelukis terbesar itu。 Semua aktivitasnya di luar kewajaran。 Ia tak memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap。 Habisnya hidup istri tercinta membuat tokoh kita seperti kehilangan makna-yang dalam kehidupan biasa kita jadikan sandaran。 Dunia Menjadi Terasa Demian dingin Dan Asing。
Tuhan,istri,tangis dan tawa dalam narasi itu digambarkan sebangun。 Ia tidak memanggil Tuhan pelan-pelan seperti lazimnya seseorang berdoa。 Tuhan ditempatkan ke dalam artikulasi antromorfis。 Di antara adaan-adaan yang lain,Tuhan tidak berbeda。 Setara kedudukannya。
Tawa keras-keras di ujung narasi mengingatkan saya pada sikap Milan Kundera dalam novel-novelnya。 Ketika tangis meraung-raung tak lagi mampu jadi pelipur lara,di hadapan tragedi yang paling puncak,kita mesti mengubah sikap:tertawa keras-keras。
Tokoh kita tidak gila。 Ia sadar bahwa istrinya sudah mati dan dikubur。 Tetapi ia sendiri tak pernah berziarah ke pusara istrinya itu。 Tokoh kita bahkan tak ingin melihat jasad istrinya,ia tak hadir saat pemakaman。 Ia justru lari tunggang langgang ke kaki lima di jalan raya。 Bergabung bersama orang-orang yang menonton iring-iringan mengantar mayat istrinya ke pekuburan。
“ Siapa yang mati?” tanya orang。
“恩塔(Entah),”
Mulanya saya pikir sikap itu ditunjukkan tokoh kita tak lain karena mengalami derita kehilangan yang tak terperikan。 汉亚常识( Sebab sampai saat itu tak ada tje ada penjelasan lain), 常识 , 常识,知识分子(bahwa kematian selalu memorak porandakkan palung terdalam emosi) Namun saya harus batalkan simpulan itu sejurus perkembangan kisah。
Rutinitas Tokoh Kita Akhirnya Diinterupsi oleh Seorang Opseter pekuburan。 Ia ditawarkan untuk bekerja mengapur dining pekuburan tempat istrinya dikubur。 帕达哈尔(Padahal)美女waktunya表示pekuburan itu dikapur。 Lalu pekerjaan itu ia terima。 Lima jam sehari dan dilakukan setiap hari。
Dari sini alur kisah mulai melompat-lompat dan penulis menunjukkan obsesinya sebagai esais。 Banyak narasi berupa uraian bergaya esai tentang hal-hal tertentu。 Misalnya,tentang logika,etika,pilihan bebas,psikoanalisa,dan proporsi。 Kira-kira ini salah satu alasan mengapa Ziarah 驳斥小说yang sulit dimengerti。
Gaya menulis小说esai ini yang membuat kritikus sastra Gayus Siagian menilai Ziarah sebagai小说parodi dan satire dengan tema sederhana,namun mensyaratkan pengetahuan mendalam untuk membacanya。
阿里夫·布迪曼(Arif Budiman Tak),伊万·塔(Iwan Tak)的菜单,勒比(Lebih Pantas)的菜单和esai atau kritik。 “ Kesulitan Iwan menurut saya,dia terlalu genit,bombas dengan ide-idenya。 Dia menurut saya bukan pengarang。 Dia lebih seorang esais atau kritikus。”
Sementara HB Jassin menyebut Ziarah membuka halaman baru dalam kesusastraan印度尼西亚,seperti halnya puisi-puisi Chairil Anwar。 Meskipun Jassin sendiri kesulitan merumuskan persoalan dalam Ziarah 。
Apa itu小说esai? Kalau kita setuju bahwa小说berisi riak pendirian penulisnya,makajawabannya mungkin seperti dalam sebuah percakapan antara tokoh kita dengan istrinya ketika masih hidup。
“ Jenis apa pula ini?”
“小说玛莎·德潘。 小说《坦帕·帕拉瓦兰》,《坦帕·特马》和《坦帕·道德》。
“啊哈! 贾迪(Jadi),塞布亚(Sebuah)小说大相径庭! Istrinya tak menghiraukan cemoohnya itu。
“新颖的玛莎·德潘·梅鲁帕坎·鲁克·杨·迪特姆巴坎·卡·安卡萨·卢尔·达里·丁卡·拉库·马努斯亚(dari bumi perasaannya)。 Kita sudah lama mengalami krisis小说。 丹,entris krisis apa lagi。 Manusia sudah tak puas dengan dirinya,lepas dari pertanyaan benar atau tak benar dia dipantulkan kembali dalam kesusastraannya。 Persoalan manusia yang akan datang bukan lagi manusia baik atau jahat,manusia benar atau salah,manusia tampan atau jelek,tapi manusia yang mempertaruhkan dirinya sebagai nilai terakhir yang perlu diuji keampuhannya dalam satu keadaan bar。 Yakni,keadaan dari tepi-tepi terakhir kemanusiaan sendiri。”
Kembali dalam kisah Ziarah 。 Penjelasan istrinya tentang小说esai itu kiranya yang memengaruhi tokoh kita untuk menerima pekerjaan mengapur dinding pekuburan。 Ia berada pada posisi sebagai manusia yang tengah mempertaruhkan diri sebagai nilai terakhir yang perlu diuji keampuhannya dalam satu keadaan baru。 Keadaan hidup dengan sentimentalitas kepada istri yang pernah ada,lalu menjadi tidak-ada。
Tokoh kita ingin mengafirmasi kenyataan bahwa mayat yang ada di kuburan itu bukan lagi istrinya。 Dan tidak ada lagi sangkut paut apa-apa dengannya。 Ia ingin penderitaan atas kematian istrinya berakhir。 Bagi Tokoh Kita,Berziarah berarti membuka luka kehilangan kian menganga。 Dalam upaya afirmasi itulah,tokoh kita selalu keberatan untuk berziarah。
Sederhananya,seseorang secara abstraksi dan konkret sepenuhnya adalah yang-lain ketika ia masih hidup dan sudah mati。 Penjelasan ini menjawab pertanyaan mengapa tokoh kita tidak mengikuti pemakaman istrinya。 Dan Menjawab “ entah” ketika di kaki lima orang bertanya siapa gerangan yang mati。 Pandangan ketubuhan ini amat akrab dalam eksistensialisme。
Sikap itu kembali ditampilkan secara lebih荒谬的dalam percakapan tokoh kita dengan mandor penguburan opseter yang mati bunuh diri。 Tokoh kita bertanya letak kuburan seseorang yang semasa hidupnya adalah istrinya。 兰达人mandor itu menanyakan nama istrinya。 Lalu Tokoh Kita Menjawab, “ Saudara boleh percaya atau tidak,tapi saya sendiri tak tahu” 。
Jawaban yang sama juga dilontarkan kepada mandor yang kembali bertanya kapan istrinya dikuburkan。 Sampai akhirnya老板kesal dan berteriak, “ Kalau begitu,阿帕·杨Saudara ketahui?!!” Tokoh kita lalu menjawab dengan teriakan paling kuat dalam hidupnya: “……Yangsaya ketahui adalah,dan hanyalah:SAYA MENCINTAI ISTRI!
Jawaban itu mengingatkan saya pada 陌生人 karya Albert Camus。 “哈里·伊尼·伊布·梅宁加尔。 Atau,mungkin kemarin,aku tidak tahu。” Keduanya mengandung performa bahasa yang sama。 Bahwa tak penting kapan seseorang meninggal,sebab bagaimana pun ia sudah tidak-ada。 Dan Tak Perlu Ada Yang Dipersoalkan Tentang Hal Yang Tidak-ada。
Kematian(universalitas)menundukkan cinta kita pada ia yang mati(singularitas)。 Sebagai sumber kehidupan,cinta kehilangan dayanya。 安蒂诺米。 Akhirnya cuma kesunyian。
Mengapa Kita Mengadakan Kuburan吗?
Terdapat dua颚木ban yang ditawarkan Ziarah untuk menjawab pertanyaan mengapa manusia mengadakan kuburan bagi orang mati dan menziarahinya。 Pertama ,sebagai lembaga untuk mengesahkan rasa puas atas kepercayaan adanya surga dan neraka。
Orang yang memercayai adanya dua tempat imajiner itu “ ingin sekali memiliki ketentuan geografis di Bumi di mana mereka berada kini bagi peziarah mereka。 Setiap manusia hidup terikat pada manusia mati tertentu。 …Lembaga yang mengesahkan rasa puas pemikiran ini adalah kuburan。”
Ini menjadi salah satu alasan mengapa perang tak disukai。 Sebab perang seringkali membuat orang-orang mati dikubur secara massal。
克杜阿( Kedua) ,《爱德华·曼努斯》(atas kematian)。 Mayat seorang mati memang akan hanya tinggal tulang belulang,lalu lenyap menyatu dengan tanah。 纳蒙(Namun),阿布斯特拉克(Amstraksi)坦格(tanmun)和加纳(anangan)蒂塔普(tang)arten penting bagi manusia。
“ Minuskan kenangan ini dari周身manusia,maka kita mendapatkan kemanusiaan yang tandus。 Tanpa seluruh nilai dan kekuatan dari kenangan,马卡马蒂akan kehilangan sentimennya yang justru membuat kita umat manusia begitu gandrung kepadanya。 Bumi减去kenangan adalah Bumi tandus。”
Melalui Mulut Tokoh Kita,Dengan Nada讽刺,kuburan取消sebagai lembaga tempat manusia memboroskan感官dan harta bentanya。 Tempat di mana maut dipuja secara berlebih-lebihan。 Sebab,barangkali,kuburan adalah,kemenangan maut atas ia yang masi。
Kuburan juga sebagai lembaga keangkuhan umat manusia yang merasa dirinya lebih剥夺了makhluk lain,sehingga membutuhkan tempat khusus untuk mati。 Dan Sebagai lembaga kekenesan umat manusia:丹甘·库布兰,田纳西州timang-menimang ingatan dan pikiran tentang kematian yang tak pernah dikenalnya。