
Judul:Seperti Dendam,Rindu Harus Dibayar Tuntas
Penulis:Eka Kurniawan
Penerbit:PT Gramedia Pustaka Utama
塔恩特位:梅2014
特巴尔:243哈拉曼
ISBN:978–602–03–0393–2
“……semakin banyak yang kau ketahui,semakin banyak masalah yang bisa kau peroleh。” — halaman 242
Kisah ini bermula dari saat di mana Ajo Kawir dan Si Tokek melakukan suatu tindakan yang bodoh” dan tak bermoral。 Malam itu,bersama dengan si Tokek,ia pergi ke rumah milik Rona Merah –si janda gila。 阿瓦坎(Awalnya),阿贾坎(Ajakan)托卡(Tukok untuk pergi ke tempat itu Ditolaknya)。 Untuk apa pergi ke rumah orang gila ,begitu pikirnya。 纳蒙(Namun),帕达阿赫里尼亚(Pamunak Akhirnya)和双打(Tak kuasa)森塔里(Sendiri untuk),阿诺加(Ajakan teman baiknya tersebut)。
Selang waktu cukup喇嘛,Yang keduanya lakukan di tempat tersebut hanyalah mengintip apa yang sedang dilakukan si Rona Merah melalui sebuah lubang di jendela。 纳蒙(Namun),罗纳·梅拉(Rona Merah)–塞拉恩·杜杜克·丹·曼卡卡·卡坎·马卡纳尼亚。 Ajo Kawir pun merasa bosan dan ingin pergi dari tempat tersebut,纳蒙·西·托克(Namun Si Tokek)服装
Sebelumnya,Perika,ia memang tak memberitahukan Ajo Kawir mengenai tujuan terselubungnya。 Itu ia maksudkan sebagai kejutan untuk Ajo Kawir。 Singkat cerita,kejadian yang diharapkan oleh si Tokek pun datang juga。 Dari kejauhan terdengar suara deru motor yang semakin mendekat ke arah mereka。 Motor yang ditunggangi oleh dua orang polisi itu pun berhenti di halaman depan rumah si Rona Merah。
Keduanya masuk begitu saja ke dalam rumah tersebut。 罗娜·梅拉(Rona merah)–杨·吉拉(Yona Gila),图特·普·汉尼亚·迪亚姆(Saja)。 Dari celah lubang tempatnya mengintip,Ajo Kawir pun dibuat tercengang。 Sebab setelah kedua polisi tersebut –Si Perokok Kretek– membereskan barang-barang yang berantakan dan –Si Pemilik Luka– memandikan Rona Merah,mereka kemudian memerkosa Janda tersebut di atas sebuah meja。
Tak Disangka,Saat Sedang khusyuk mengintip tersebut Ajo Kawir tiba-tiba jatuh terpeleset akibat menggigil karena dinginnya udara yang disertai dengan guyuran rintik-rintik hujan。 Suara yang ditimbulkan dari Ajo Kawir yang terpleset tersebut,kemudian membuat kedua polisi Si Perokok Kretek dan Si Pemilik Luka sadar bahwa ada orang lain di sekitar rumah Rona Merah。
Sementara Si Tokek讲故事,Ajo Kawir sendiri masih tertinggal di tempatnya tepeleset。 Belum sempat ia bersembunyi,salah seorang dari polisi tersebut telah lebih dulu menangkapnya。
阿霍·卡瓦(Ajo Kawir)的《双喜达瓦》,达兰·鲁玛(Jahanda)吉达·吉拉·尤图(英语) Ia dipaksa menyaksikan setiap详细信息perstiosa perkosaan tersebut tepat di depan matanya。
Singkatnya,lepas kejadian tersebut,tau tau apa penyebab pastinya Ajo Kawir menderita impoten。 Oleh Penulis,阴茎Ajo Kawir yang tak mau terbangun tersebut dijadikan sebuah alegori tentang kehidupan yang tenang dan damai di tengah kehidupan yang sebetulnya keras dan残酷。
Awalnya agak tidak mudah untuk memahami makna dari pengalegorian tersebut –saya sendiri baru benar-bear memahaminya ketika cerita hampir selesai。 Cerita yang ditulis oleh Eka ini,bagi beberapa pembaca,Mungkin akan terkesan“ berandal”。 Namun begitu,Pesan Yang Eka Coba sampaikan disampaikan dengan alur yang mengasyikan。
Lebih jauh,基萨达拉姆小说ini sendiri ditulis dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga。 Bagi saya,itu merupakan pilihan yang tepat,sebab tokoh yang ada dalam小说ini sangatlah banyak。 Dengan begitu,pembaca pun akan lebih dimudahkan dan tidak dibingungkan tentang siapa tokoh yang sedang berbicara maupun dibicarakan。
Untuk permainan地块sendiri,Eka membuat jalannya cerita menjadi seru dengan menggunakan alur bolak-balik。 Plotnya吸食membuat emosi ikut termainkan。 Hanya saja,pembaca harus cukup jeli dalam membacanya。 Sebab Jika Tidak,Pembaca Akan Mendapati Sedikit Kebingungan。 Penghantaran cerita pun tak selalu lempeng,adakalanya di bagian tertentu kita akan dibuat tertawa terbahak-bahak,ikut panik,marah,dan sedih。
杨门贾迪·塞迪奇塔塔·卡塔坦·迪西尼·阿达拉·皮利罕·迪克西·杨·库库普庸俗–巴吉·塞巴吉安·奥兰。 Di satu sisi,ini bisa menjadi kelebihan,namun juga bisa menjadi kekurangan。 Kelebihannya,jelas bahwa tak semua penulis“ berani” untuk menuliskan cerita dengan pilihan diksi seperti ini。 Hal ini tentu saja membuat Eka menjadi berbeda dari penulis lainnya –dalam hal karakteristik penulisan。 Dan harus diakui bahwa“ kevulgarannya” tersebut tidak menjadikan cerita di dalamnya terkesan murahan。 Lagipula,mengutip kalimat dari Ayu Utami,penggunaan bahasa atau pilihan diksi oleh seorang penulis,pastinya telah diperhitungkan dengan matang oleh penulis yang bersangkutan。
Sementara itu,kekurangannya adalah tak semua kalangan“ bisa” membacanya。 Hal ini ditegaskan dengan adanya stiker 21 +,yang mana berarti termasuk dalam kategori小说dewasa,di kover belakang小说ini。 Kedua,penggunaan bahasa yang cukup vulgar,sebetulnya,juga sedikit riskan karena tidak semua orang,lagi-lagi和“ bisa” membacanya。
Ini lebih ke sosel selera sebetulnya。 Bahwa tak bisa dipungkiri,setiap orang memiliki seleranya masing-masing。 Begitupun tak ubahnya dengan tingkat“ kejijikan”。 Penggambaran sebuah adegan seks yang dituliskan dengan cukup gamblang,bukan tidak mungkin membuat pembaca berhenti atau melewati bagian yang bersangkutan karena merasa risih。
Lepas dari itu,untuk masalah teknis,desanin sampulnya unik。 Sederhana,Namun tetap cantik。 Ia juga代表作denci isi ceritanya。 塔塔·莱塔克(Tata letak) Ukuran huruf yang digunakan juga pas,sehingga tidak membuat mata pembaca kelelahan。 (lif)