库尔·纳斯塔尔,阿珀尔·阿亚姆,丹·皮尔卡达

Hari raya tiba。 Masjid tiba-tiba ramai menjelang tiga hari idul fitri sama seperti tiga hari pertama斋月。 Berbondong-bondong,setiap orang merasa menang,dan merasa bahwa fitrah sampai padanya saat takbir berkumandang。 Anak-anak juga diajarkan menyambutnya dengan kebiasaan-kebiasaan jauh makna。 Tak Lengkap hari raya tanpa baju baru atau uang kertas baru–yang baru-baru kutahu sempat tak laku di negara tetangga,dan beberapa negara eropa karena nilainya jauh dari harap serta bolganya jatuh bearanding laakandah佩鲁·森迪里。 Hingga lupa,Puasa Adalah皂液,男用,Batans dan Cukup。 Puasa adalah Soal membiasakan yang tak biasa琼脂sebelas bulan ke depan kita sadar apa yang perlu dan tak perlu dilaku,apa yang stieh diberi dan tak perlu diberi,dst。

Hari raya bukan selebrasi yang habis-habisan harus kita rayakan sedemikian rupa。 Bukan jua puncak dari berkahnya斋月。 Puncak Puasa Adalah Saban Hari Yang Kita Jalani。 Hari-hari yang kita jalani haruslah dengan metode puasa。 Bahwa tak bisa kita mengambil semua peran di dunia dan memainkannya,namun menjalani satu lakon dengan bersungguh。 Karena hidup bukan Soal Menang-kalah,阿陶·卡亚·米什金,纳蒙·阿帕卡塔·北·伯申古-圣古·孟加拉尼娅·阿陶·提达克。 Sungguh apabila kita tengok firman-firman-Nya pada setiap manis dan atau pahit,ada cobaan yang ia selipkan。 Maka Coba kita renungi,apakah sebulan penuh kita menjalani puasa dan melakukan semua ibadah adalah karena Tuhan atau harapan akan pahala-Nya? Jangan-jangan Tuhan mengiming-imingi kita dengan banyak imbalan yang didapat sebagai suatu ujian agar kita tidak fokus menuju-Nya namun hanya bertitik tumpu pada pahala yang ingin kita dapat sebagai bekal dunia? Maka cinta murni yang kita ingin akan jauh dari pandang apalagi genggaman。

Apapun itu,ibadah adalah tentang personalitas,dan hari raya adalah soal kue nastar dan opor ayam lengkap dengan ketupatnya yang dinanti。 Pada lezatnya nastar yang acapkali nyangkut di sela-sela gigi,北基梅纽坎bahwa manisnya nikmat benar harus disyukuri。 Nastar mestilah dinikmati sebagai nastar dan dengan cara menikmati nastar,bukan seperti menikmati bolu atau brownies。 Pada gurihnya kuah opor,北阿坎Mendapati bahwa menikmati kuahnya saja tak cukup,北哈鲁斯padu-padankan dengan ayamnya,dan ketupat,juga kerupuk dan sedikit sambal jika itu diperlukan。 Dan Semua itu Jiika Kita Sadar,Kita Harus,Melibatkan metode puasa dalam melakukannya。 Bukankah dari sana kita sudah belajar bagaimana memadukan hidup dan hidup dengan akur? Bagaimana menjadi ayam yang baik琼脂ketupat tak merasa tersindir,atau menjadi kerupuk yang tahu bahwa ia hadir untuk’merenyahkan’suasana dan tak lebih dari itu。 Kita belajar bagaimana semangat gotong royong dan多元化哈迪尔hanya dalam分离atau semangkuk hidangan opor。 Betapa wajah Tuhan ada di sana dengan senyum-Nya nan manja。

Hari Raya Idul Fitri 2018 kita rayakan esok hari bersama ramainya海报,pamflet,baliho,dan juga iklan politik yang menggemaskan。 Di Jalan-jalan,mereka yang mudik mungkin akan merasa bosan membaca口号,kalimat persuasif,dan jargon yang dipakai kandidat tanpa menimbang apa yang sedang’hype’dan Cenderung klasik。 Ada yang coba menarik hati para millenial namun kampanyenya masih di jalanan,海报wahai para kandidatku yang lucu,海报seharga 15 sampai 25 ribu每米itu lebih baik digunakan untuk membeli satu atau dua buku anak untuk disimpan kaunt jutantan pya您可以在互联网上找到自己的名字,也可以在互联网上找到自己的名字。

Masyarakat dalam konteks sebagai warga negara mungkin akan sampai pada saat dimana ia bosan dengan semua戏剧Pilkada ini。 Pada diamnya mereka,ada banyak kesadaran baru yang muncul bahwausta tak boleh didiamkan begitu saja,dan kata-kata adalah emas,serta janji adalah pengikat。 Masyarakat telah terlalu lama berpuasa untuk mendiamkan mereka yang berkuasa。 Pada kenyangnya mereka karena opor ayam di hari raya,ada banyak nalar jernih yang menyeruak ke permukaan dan nampak begitu jelas dalam pandangan,bahwa segala hal berbau temporer tak Mungkin mereka terima。 Bosan masyarakat dalam kontestasi politik ini,seperti kantuk setelah kenyang di hari raya。 Hingga pada bilik suara tak akan ada沙那克家族,tak ada soal siapa yang memberi saku lebih banyak,bukan jua soal siapa yang lebih dapat memikat hati,bukan pada bukti yang telah diberi,bukan pada普拉·帕达·瓦哈扬·蒂杜赫·哈比斯·哈比桑·迪贝里·梅卡普。 Namun pada kata hati dan jernihnya ia dengan cinta dimana ia dapat berharap。 Pada akhirnya harapan itu muncul bukan pada kandidat,namun tetap pada kue nastar yang manis,opor ayam nan gurih lengkap dengan ketupat dan kerupuk serta sedikit sambal untuk hari raya berikutnya。