知识不是炸弹–知识不是炸弹–中

扫盲不是炸弹

Berdasarkan hasil研究“世界上最乱糟糟的国家”印度尼西亚中部康涅狄格州立大学,印度尼西亚的diyatakan menduduki peringkat 60 dari 61 negara somin mina baca。

研究中心2003年的文化发展报告2014年的2014年的文化报告-北方国家的5个sarar-peringkat 1 Finlandia,kemudian secara berurutan disusul挪威,Islandia,丹麦和Dan Swedia。

Kendati minat baca印度尼西亚berada di peringkat 60,印度尼西亚dalam hal infrastruktur penunjang budaya baca itu sendiri,印度尼西亚berada di peringkat 34 mengungguli negara eropa seperti Jerman,葡萄牙。

Artinya masyarakat di Indonesia memiliki cukup penunjang berupa perpustakaan,buku,hingga mobil perpustakaan keliling。

Terlihat sekali bahwa infrastruktur tidak menjamin meningkatnya minat baca masyarakat。

Infraatruktur yang mencukupi tidak akan berarti banyak terhadap minat baca masyarakat sebelum adanya niat dari individus itu sendiri memaknai pentingnya membaca。

Idealya,kebiasaan membaca diajarkan sejak dini —喇嘛kelamaan membaca itu sendiri menjadi kebiasaan hingga kebutuhan — kebiasaan membaca tersebutlah yang akhirnya menjadi budaya nantinya。 Setelah itu barulah kita bisa menjadi bangsa maju,salah standar negara dikatakan maju ialah:Budaya Literasi。

Sebelum hasil调查“世界上最有民族的国家”纳达姆坎,帕达塔恩2012 berdasarkan数据达利联合国教科文组织Minat baca masyarakat印度尼西亚sangat memprihatinkan,数据itu menunjukkan angka minat baca orang印度尼西亚hanya 0,001 artinya setiap 1000 orang 1印度尼西亚hanyang霍比孟巴卡布库。

Tak ayal muncul anekdot(lelucon rekaan)di tengah masyarakat Digital bahwa:“ orang Indonesia lebih gemar membaca Broadcasting pean instan seperti WA atau BBM ketimbang mambaca buku”。

Banyak faktor umum(selain niat)yang menyebabkan orang印度尼西亚sangat malas membaca buku diantaranya:Kurang beragam dan lengkapnya buku-buku di perpustakaan,sedikitnya perpustakaan hingga harga buku yangasa dirasa teramatya mahalat oleh。

Untuk menjawab keluhan-keluhan tersebut pemerintah khususnya kementrian pendidikan mengusahakan membuat perpustakaan,pengadaan buku,dan melengkapi infrastruktur yang dirasa perlu。 Hingga menteri pendidikan kala itu Anies Baswedan(2012–2016)menganjurkan komunitas-komunitas membaca membasiskan diri terhadap gerakan bukan lagi sebatas计划,karena gerakan dianggap akan lebih signifikan daripada计划yang bersifatju juan。

Rendahnya Minat Baca Sangat致命akibatnya Bagi Masyarakat Kita。 法塔尼亚(Faktanya),北安达卢西亚(Nan Internet)的互联网时代,塞南(Senang berdebat)库萨尔(Kenir berdebat kusir)。 Selanjutnya kurangnya apresiasi terhadap literasi membuat sebagian masyarakat dengan mudah mengecilkan kehadiran buku — banyak buku ditelantarkan — bahkan sebagian oknum aparat malah dengan mudah membakarnya,karena masih menganggap。 Ibarat Bom yang ditakuti,识字穆莱dijauhi bahkan oleh kalangan智力人物pelajar hingga mahasiswa。 Sebabnya yang muncul adalah budaya hedonisme semata。

Berangkat dari keluhan,keprihatinan,serta niat baik发光不是弹子hadir。 Dengan口号“ literasi bukanlah bom,bukanlah sesuatu yang harus kamu hindari dan jauhi,literasi sejatinya adalah seni tertinggi” ya,口号tersebut menunjukkan kecintaan dan Mengajak angang akali yakaryayaya ya karyayayaya yakaryayaya Sekaligus muncul sebagai tambahan komunitas-komunitas baca yang telah bergerak sebelum照明不是炸弹,它的父亲是khususnya di Kota Padang。

Bagi LITERATION NOT BOMBS,literasi tidak hanya sebatas kepada buku,komunitas ini juga memandang unsur literasi di dalam budaya-budaya seni populer seperti lagu,pertunjukan teater,pameran gambar,hingga电影。

Selain menyediakan ruang membaca buku,gerakan-gerakan yang akan dicanangkan nantinya juga berupa; pertunjukan teatrikal,pemutaran电影,戏剧dll。

Semoga ke depannya Minat baca masyarakat kita bisa meningkat,Salam LITERATION NOT BOMBS,mari mampir barang secangkir kopi。

吉卡·英金·孟汉库坎·塞布亚·邦萨·丹·帕拉达班,汉库坎·布库-布库尼亚; maka pastilah bangsa itu阿坎清真寺-米兰·库德拉

萨拉姆