Hal-Hal yang Saya Pelajari sebagai Pembaca Muda

孟巴卡 印度尼西亚达兰·卡穆斯·贝萨尔(Dalam kamus besar Bahasa),达拉·阿帕·杨·图尔图利斯(Dam Apa Yang Yang Tertulis)。 Dilansir dari situs维基百科,Henry Guntur Taringan Mengemukakan bahwa membaca adalah kegiatan meresepsi,menganalisis,dan menginterpretasi yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis dalam媒体。 Lalu Bagaimana Kita Membaca Hari Ini? apa bacaan yang kita temui hari ini?

Baru-baru ini saya dikejutkan oleh调查杨dilakukan联合国科教文组织pada tahun 2012 tentang minat baca negara印度尼西亚。 Dari调查联合国教科文组织,印度尼西亚memiliki persentase sebesar 0,001 persen atti menangati perangkat kedua terendah atas minat baca dari 61 negara。 Artinya dari 1000 Orang Indonesia hanya 1 yang punya minat baca。 Benarkah kita kurang膜吗?

Kita jauh dari bahan bacaan dan perpustakaan

联合国教科文组织调查说,穆拉萨·梅拉萨·泰坦帕·卡雷纳·迈拉萨·孟买·巴迪安·达里999奥兰·扬·提达克·蓬亚·米塔·巴卡。 Hampir 12 tahun mengenyam pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga sekolah tingkat menengah,saya sangat jauh dari buku。 Alih-alih Membaca Buku,Membaca ringkasan bacaan pelajaran pada lembar kerja siswa saja tidak tuntas。 Saya telah menghukum diri sendiri dengan membuang waktu saya untuk tidak membaca buku。

Membaca adalah jendela dunia,Buku adalah gudang ilmu,semakin banyak membaca,semakin banyak belajar。 Ada begitu banyak wejangan-wejangan baik佩里哈尔·孟加卡,“那门孟加巴belum membaca juga?” Kira-kira pertanyaan seperti itu yang mulai muncul di kepalaku setelah tau saya tidak punya minat baca。 Saya lantas mulai melakukan refleksi terhadap diri saya sendiri,apa yangsaya lakukan selama ini。

Sebagai salah seorang pelajar yang belum benar-bear paham mengenai situasi ini,saya mulai memetakan apa yang membuatsaya kurang membaca。 Saya menemui diri saya dalam lingkungan rumah yang minim bacaan。 Buku yang ada di rumah disimpan rapi oleh ayah saya dalam sebuah lemari yang jarang dibuka,itupun buku yang ada merupakan jurnal-jurnal dalam ilmu gizi。 Di sekolah atau di ruang publik,sayala merasa tidak pernah dekat dengan perpustakaan,yangsaya tau perpustakaan itu tempat menyimpan buku cetak yang dipakai setiap kali dibutuhkan(pada pertemuan di kelas yang mengharuskan memin)。

Tidak Ada Gambaran Atau Pengawalan Yang Baik Mengapa Kita Harus Membaca Buku。 Pemandangan orang membaca buku pun sukar untuk saya temui dalam lingkungan sekitar。 Pun begitu pada lingkungan sekolah,sehingga yang terfikirkan ialah cukup mengerjakan tugas dan hafal saja catatan untuk ujian。 Perpustakaan sekolah tidak mempromosikan dirinya sebagai salah satu penyedia buku。 Kita jauh dari hal yang ternyata dekat。

Hal-hal Yang Turut Membuat Kita Jauh Dari Liteasi

Selain jauh dari bahan bacaan atau buku,ada hal lain yang juga membuat kita jauh dari literasi。 Salah satunya adalah TV(televisi)。 Sehari-hari kita di usia anak-anak hingga usia belasan lebih dekat dengan TV daripada buku。 Kita Lebih Sering Membicarakan Tentang apa Yang Terjadi Dengan系列电视Yang Kita tonton Dibanding Mendiskusikan kenapa ada pelangi dibuku pelajaran kita。 Kita juga lebih sering menanti jadwal kartun atau tontonan tv lainnya dibandingkan menunggu kapan perpustakaan buka dan buku apa yang dapat kita pinjam hari ini。

Media sosial yang katanya memudahkan kita dalam berkomunikasi lalu hadir sebagai sosok yang membuat kita mengenal literasi bentuk baru。 Membaca menulis状态,membaca menulis komentar,membaca menulis perasaan。 Kita Membaca的身份是Teman Kita Yang Menanyakan Adakah Acara Malam Ini。 Menulis komentar dan mempertanyakan hal yang tak perlu dipertanyakan。 Iya,adakah acara malam ini? | 拉吉高松邦尼 Kita akhirnya lebih banyak mengungkapkan hal di status媒体sosial kita yang semestinya kita bicarakan saat kita bertemu。 Menjadikan keseharian kita sebagai literasi baru daripada menjadikan keseharian kita untuk membaca buku。

Waktu untuk membaca buku semakin berkurang dan berkurang。 互联网menjadi perpustakaan besar yang menawarkan banyak hal yang lebih menyenangkan dibandingkan sebuah buku。 Akses informationasipun lebih cepat daripada menemukan buku untuk mengetahui信息。 Alhasil,孟加巴·马西·孟巴卡·布劳·卡劳·基塔·比萨(belajar)的身份菜单,孟农视频,youtube,bermain游戏丹·菜单·卡塔·杨·因金·科塔·彭·科洛姆·谷歌。

沙耶孟巴卡1 Buku

Saya akhirnya berkenalan dengan buku pertama kali di sekolah tingkat menengah kejuruan ditahun 2015年。Saatitu saya meminjam buku secara tidak sengaja dari seorang teman yang baru saja menyelesaikan bacaannya。 5厘米,sebuah小说karya Donny Dhirgantoro yang menceritakan tentang perjalanan 5 orang sahabat yakni Arial,Riani,Zafran,Ian dan Genta。 小说tentang harapan,impian,tekad,cinta dan persahabatan。

Saya hanya tidak menyangka akhirnya bisa menyelesaikan buku dengan 381 halaman tersebut。 阿拉斯加(Alasannya sederhana),泰拉鲁(banlaak)咖喱(5厘米)。 Saya akhirnya tau sosok Socrates,雪兰州filsufur yunani dengan kebijakan yang ia temukan dalam dirinya disela-sela diskusi Zafran dan Genta。 Saya tau bagaimana euforia yang Dialami oleh orang-orang yang mendaki gunung。 Saya tau bagaimana mendapatkan动机-动机tang impimpian,tekad dan cinta。

Siapa Yang Menduga beberapa bulan kemudian小说5厘米difilmkan。 Saya sangat penasaran bagaimana visualisasi dari小说畅销书 ini ditampilkan。 华劳电影公司的电影《卢玛扬·拉里斯·迪·顿顿》,《萨瓦·塞巴盖·彭顿·杨·孟巴卡小说》和《梅拉萨·塞迪奇·基塞瓦》。 阿达·贝贝拉帕(Ada) Saat itupun akhirnya saya merasa sangat beruntung sebagai pembaca buku。 Saya mendapatkan cerita yang lebih mengesankan dibandingkan jutaan orang yang hanya menonton电影5厘米。

孟巴卡山

Bagiku membaca itu berkenalan dengan banyak orang hebat melalui buku dan tulisan。 Saya menjadi tau sosok Nurhadi Simorok dan计划青年营 nya yang menginspirasi melalui buku membangun kesadaran炎。 Saya juga berkenalan dengan M. Aan Mansyur,sastrawan hebat asal daerah saya Makassar dengan puisi-puisi hebatnya di buku melihat api bekerja。 Saya juga akhirnya mengenal Butet Manurung lewat bukunya Sokola Rimba。 Seorang yang ternyata menginisiasi gerakan-gerakan hebat pendidikan nonformal di Indonesia。

Membaca itu terus bertanya dan menjawabnya。 Saya sangat tertampar akan kondisi Makassar melalui buku telinga palsu dan menanyakan banyak hal di setiap tulisan yang dimuat pada buku ini。 Saya muai merasakan keresahan-keresahan yang sama pada persoalan dekat yang ditulis di buku tersebut。 Saya tergoyah dan mulai mendiskusikannya bersama orang-orang terdekat untuk menemukan颚树setiap pertanyaan。

Membaca itu mengenal sejarah。 Membaca itu melihat dan memperluas sudut pandang。 Membaca itu menjadi tahu。 Membaca itu menjadi orang yang paling bijaksana。 Orang yang mengetahui bahwa dirinya tidak tau kata苏格拉底。 Membaca itu menemukan diri dalam keadaan sebodoh bodohnya。

Wejangan-wejangan itu benar。 Membaca adalah jendela dunia,buku adalah gudang ilmu,semakin banyak membaca,semakin banyak belajar。 “如果您觉得自己很愚蠢,请读书。 如果您认为自己很聪明,请阅读更多书籍。” Sebuah pesan yang kutemui di dinding Kata Kerja,salah satu Perpustakaan yang ada di Makassar。 Intinya membaca membawa kita untuk menumbuhkan rasa ingin tahu。 Salam Literasi!