Menjadi ruang tidur yang muram

Salah seorang di hidup saya pernah berkata,ia tidak pernah hidup di dalam sebuah rumah。 Ia hanya hidup di dalam sebuah kamar。

Selepas menyelasaikan bacaan hari ini,塞布亚小说karya Eka Kurniawan yang berjudul Lelaki Harimau *。 Saya kembali di temukan dengan salah satu tokoh Nya,伯纳玛努拉尼。 Di Gambarkan sebagai seorang ibu rumah tangga yang hidup tidak bahagia karna memiliki seorang suami tukang pukul,lengkap dengan kepedihan-kepedihan hidup lain nya。 Yang Menarik,Eka menuliskan sosok nuraeni yang sering sekali bergumam membagi keluh kesah nya diantara tungku dan kompor yang berada di dapur rumah nya。

Ia mengumamkan bersama tungku dan panci tentang hidup nya dengan bahasa-bahasa yang orang lain tidak mengerti,dengan bahasa yang intim – yang mungkin hanya ia dan tungku juga panci itu yang mengerti。 丹·塞蒂亚普·梅利哈特·哈尔·特雷瑟布·苏阿米·丹·阿纳克·尼亚·曼冈加普·努拉尼·辛廷。


* Ngomong-ngomong Saya merekomendasikan,buku ini untuk kamu。 Satu Tokoh Nya saja sudah bisa membuat saya memuja novel ini,呵呵! 🙂


Banyak waktu,di hari-hari yang padat,tapi tidak untuk hari ini。 卡纳·哈里(Karna Hari Ini),萨亚·汉尼亚·伯拉拉斯-马拉萨斯·丹根·兰让·丹·贝贝拉帕·布库·皮贾曼。 Selimut yang tidak sehangat secangkir kopi suatu kedai di dekat pantai ujung kota。

Di kamar yang lain,di pulau yang jauh dari banyak orang yangsaya rindukan tinggal。 Saya juga menemukan hal demikian,kadang saya pulang dan membawa banyak sekali keluh kesah。 Walaupun,pada akhirnya berakhir dengan mandi,makan dan berfikir sambil tertidur dengan melihat atap-atap langit berwarna粉红色。 Yang telah di cat sang pemilik kos,saya membayangkan。 Betapa muram nya ruang tidur ini。

Ruang tidur ini,entah berapa,kali berganti penghuni。 Sebelum akhirnya jatuh ke tangan saya setelah uang sewa pertahun saya berikan ke pemilik kos。

沙耶(Saya,membawa diri sendiri)。 Pelan-pelan menjelma jadi sebuah ruang tidur,杨门耶迪坎。 Setiap tahun,ia harus berganti pemilik kamar,setiap tahun akan ada muka berbeda yang meniduri ruangan tersebut。 Orang-orang yang menyewa ruang ini untuk beberapa tahun,tentu membawa keluh nya masing-masing。

Mungkin saja,

Tentang seorang perempuan yang sudah lama tidak kelar dengan tesis S2 nya dan selalu mengeluh akan hal itu。

Atau Mungkin,Mahasiswa baru yang terlalu lelah untuk memikirkan mana yang lebih dulu; mengerjakan tugas kuliah atau menyiapkan barang-barang pesanan高级selama pengaderan?

Atau Mungkin Yang Lain,Seorang perempuan yang merantau dan masih Mencari cara bagaimana bisa jatuh cinta dengan tempat ini – Seperti ia Mencintai kampung halaman nya sendiri。

Menjadi,ruang tempat seseorang terlelap。 Mengerjakan tugas,makan,memberihkan diri。 Lebih lagi harus pula mendengarkan keluh kesah orang tersebut,pasita nya sangat melelahkan。

Belum lagi,kalau dalam ruangan tersebut pernah terjadi suatu hal yang mungkin kita tau,seperti hal nya tempat kos yang lain; hal-hal 隐私 besama lawan jenis。

saat jarum jam menunjuk ke arah jam 4 pagi。 Saya Mulai Mengawang,sambil melihat langit-langit kamar。 Membayangkan jadi ruangan berbentuk segi empat,杨丁nya sudah muak mendengar keluhan manusia yang meninggali nya。 Atau menjadi atap langit ruang tersebut,yang terlalu peluh dan merasa susah karna harus terus di tatap dengan mata yang mengawang dengan mimpi-mimpi yang berbeda。

Saya membayang kan,jadi sebongkah kasur yang berganti seprai dengan wangi aromatubu manusia-manusia yang berbeda。 Belum lagi,kalau ada tamu lain datang ikut tidur berbaring di atas nya。

Saya membayangkan jadi cicak,杨门佩尔·迪丹丁·丹·伊库特·梅塔-玛泰·阿帕·杨·拉库坎·桑彭格尼·鲁昂·甘昂·扬·萨赫·丹甘·塔穆·拉旺·詹尼斯·尼亚。

Saya membayangkan jadi jendela,saya berfikir tentang air hujan,pesawat yang lalu-lalang。 Dan akhirnya saya tau,

Ruanan ini sungguh muram。 Menjadi tempat beristirahat juga tempat dimana dosa,umpatan,impian,kesah dan segala hidup penghuni nya harus siap ia dengar kan。

Terakhir saya berfikir,

Kalau saja ruangan ini mengeluh ..

Berapa banyak kata keluh yang sanggup ia muntah kan吗?