巴黎Kartu Pos dari – Redaktur Nusantaranews.co –中等

巴黎Kartu Pos dari

Catatan Harian Selendang Sulaiman

Petang itu,《 25岁的青年报》,《 25岁的青年》。 Meja-meja yang lain sudah dipenuhi para aktivis yang mayoritas kaum adam。 Cahyo menyapa mereka yang dikenal dengan senyumnya yang feminim。 Setelah senyumnya terbalas,ia menunduk pada lubang kecil di mejanya。 Seolah ia memasuki ruang teatrikal yang sedang mementaskan话剧“ Opera Cinta” yang disadur dari cerpen karya Guy de Maupassant yang berjudul:Cinta Sejati。

Beberapa detik berlalu dalam hingar-bingar percakapan para lelaki yang tumpang tindih。 话剧“歌剧歌剧” selesai di kepala Cahyo。 Ia keluar dari teatrikal melalui lubang kecil mejanya dan mengangkat kepalanya beberapa senti。 Mata Cahyo terbuka dan langsung bertatapan dengan Wawan di meja 24 di depannya。 Wawan meminta Cahyo duduk di sebelahnya dengan isyarat mata dan anggukannya yang centil。 Cahyo menggeleng dan balik memberi tanda yang serupa。 Dika yang duduk membelakangi Cahyo di depan Wawan membalikkan tubuhnya untuk menyodorkan Koran pada Cahyo。

“ Ada puisi bagus di Koran ini”,ucapnya sambil nyengir yang khas。 Cahyo menerima koran mingguan itu dengan senyumnya yang irit。 4 judul puisi dibaca oleh Cahyo tanpa mengkerutkan kening。 “ Bagus,bagus Fajri!” Pujinya tanpa basa-basi pada Dika。 Sementara cerita dalam戏剧yang baru saja ditontonnya masih membekas di kedalaman memory Cahyo。 Ia berusaha keras untuk tidak menceritakan pada Wawan,Dika dan Elga yang puisinya baru dibacanya。

Meja-meja kusam di sekeliling Cahyo seolah memutar rekaman cerita tukang闲话sejak belasan tahun silam。 雅加达的Pelanggan setianya diceritakan menjadi penggosip di Jakarta。 Mereka sekarang banyak berkicau di media sebagai anggota dewan。 Sedang di meja-meja yang ditumpahi intrik-intrik kecil oleh aktivis warung kopi,membuat telinga Cahyo sakit。 Hampir dia marah karena saking bisingnya dan begitu memuakkan baginya。 Tapi Cahyo menenangkan emosi dan geramnya sesegera mungkin。

Tidak Seperti biasanya,secangkir kopi Cahyo sudah tinggal sedikit。 Ia terkejut dengan seleranya yang lekas meneduh habis kopinya。 Mungkin karena selerenya telah jatuh cinta pada si pembuat kopi yang seksi dan si pelayan yang persis model-model hot di halaman depan Koran yang baru dibacanya。 Cahyo tersenyum-senyum sendiri sambil mengulum kepul asap rokok。 Cahyo sebenarnya sedang menunggu saat yang tepat untuk bercerita pada Wawan dan Fajri perihal kartu pos。 sebab tatapan mereka berkata bahwa,aura di wajah Cahyo diliputi kesedihan oleh luka yang membuatnya babak belur dan remuk enam bulan lalu。 Padahal Cahyo menangkap wajahnya begitu ceria。 Ia melihatnya lewat kilau dedak kopi dalam cangkir yang masih basah。

Wawan dan Fajri masih dibayang-bayangi oleh kesedihan Cahyo yang disebabkan peristiwa 27 januari kemarin。 Hari berduka bagi Cahyo atas kepergian“ Maryam” si kucing betina piaraan teman-teman komunitasnya。

***

玛丽安(Maryam),蒂巴·蒂巴(Terba-tiba)Sering Murung塞莱拉·塞莱塞·诺顿(Selsai Nonton)电影《忧郁的星期天》。 Setiap kali dia bicara,hanya cerita-cerita kematian yang terjadi karena selalu mendengarkan lagu悲观的星期日artinya“ Minggu Yang Kelam”。 Lagu itu dicipta pada tahun 1933 oleh seorang komposer dan pianis muda dari布达佩斯,匈牙利,bernamaRezsőSeress。 拉古(Lagu itu),拉古(Lagu Pengiring)kematian pada masanya。 Banyak yang menjadi korban bunuh diri karena seolah-olah terhipnotis setelah mendengar lagu tersebut。 RezsőSeress在1968年唱了首发歌曲。Dan Maryam Mengikuti jejakRezsőpada tanggal 2013年1月27日离开Kalibata City Jakarta dengan racun tikus sambil memutar Gloomy Sunday di MP3手机。

***

迪亚拉·肯南安·卡约(Si Layar kenangan Cahyo),玛莉安·苏达·迪马卡坎坎·哈拉曼·鲁玛(Maryam di Jogja)。 Dan Petang itu Cahyo ingin menyampaikan berita suka pada si pengirim Kartu Pos dari Paris。 Kartu pos yang berisi surat cinta dengan tulisan tangan。 Di balik tulisan itu terdapat gambar Eiffel yang tampak dari sebuah loteng Apartemen berlantai entah keberapa。 埃菲尔铁塔(Eiffel Yang)Disaksikan Sepasang Kucing贝尔梅斯兰(Bermesraan) Kartu pos itu poshi itu dari teman sulahah kontrakannya di pagi harinya。

Petang Mulai Merambah。 Lampu-lampi dinyalakan di Cafe tempat Cahyo duduk。 Dia menghidupkan laptopnya untuk buka facebooknya,印度尼西亚sebab setiap petang di,巴黎kekasihnya di sedang。 Cahyo pun bertemu kekasihnya di inbook-facebook。 Mereka bercinta ala orang印度尼西亚。 巴黎(Zare-zat rindu yang beku oleh angin di atas samudra yang memberikan jarak padak pelataran kota Jogja dan Kota巴黎,mereka pecahkan dengan ciuman kata-kata mesra。 甘丹卡穆迪(Kemudian Cahyo)佛教徒(Bataimana kartu pos itu sampai di tangannya)。

“ Cheri,kukira kamu tidak在线hari ini。 Suka kartu pos nya?” Cahyo terkejut dengan sapa kekasihnya。 Bagaimana dia bisa tahu jika kartu pos itu telah Cahyo terima。

“苏卡·塞卡利!”

“ Kamu tahu,aku gigirim kartu itu,bareng novelku ke penerbit。 Jadi,2名gugu lalu sepertinya。”

“ 2013年6月7日tepatnya。 Baru sampai kemaren petang。 Dan baru kuterima dari teman kontrakan tadi pagi。”

“ Surpise yaa?”,Sanjungnya membuat Cahyo terdiam,sekedar memilah kata-kata yang tepat untuk mengabarkan keterkejutannya oleh kedatangan Kartu Pos dari kekasinya。 Meski sebenarnya Cahyo sudah meng-co-pas surat itu dan sudah dibuat catatan facebook-nya。 Lalu meng-co-pas-nya lagi padanya di inbook。

拉波斯特:18906A

法国:07–06–13

Buat:Septian Dwi Cahyo

Jln Sukun Gg。 Mawar No.195,Karang Bendo,Banguntapan,Bantul,印度尼西亚55198

apakah jarak harus menjadi tanda Tanya。 lalu getaran hati itu semakin memadat。
Meninggalkan yang Tak terhapus dari relung yang paling dalam。
jiwa yang telah saling menatap akan menyimpan ceritanya sendiri
达里萨特丹阿巴德马纳芬州 阿肯语dibaca…seperti kita…

巴黎,2013年6月7日

Dwi Intan Humaira

Nb:Aku,Kamu,2 Kucing di atas atap

Tiba-tiba beban pikiran ditelan zat caffein di perut Cahyo yang sempit。 Sambil memasang isi kartu pos dari paris itu,ia tersipu di antara orang-orang yang hingar sendiri-sendiri。 Cahyo男子加入kopi si Fajri。 Senyumnya sekental dedak kopi luwak seharga 125 ribu yang dibikin oleh perawan seksi。 “ Aku bahagia dadakan tadi pagi。” Tulis Cahyo。

“我爱你。 Tadi pas nelphone kau tak bilang。 Bagaimanapun tak ada yang bisa menggantikan rasa menerima surat di tangan。 Memikirkan bahwa amplop itu telah terbang ribuan公里,dari tangan satu ke tangan lainnya untuk sampai padamu。

“依亚·赛扬。 Ada puluhan tangan yang menyentuhnya。 Ia Akan Bergetar dadanya。 Sebab di tangannya sedang membara rasa rindu oleh cinta yang sebentar terpisah。 Itu adalah kebahagiaan yang entah sudah keberapa kau berikan padaku。” Balas Cahyo syahdu。

“ Aku bahagia memberi karena aku tahu kamu bahagia ketika menerima。”

“ Terima kasih cheri。 Ingin kukecup keningmu sampai kau jamah setiap kata cinta dari nafasku。 Yang setiap hirupannya ada kehangatan kemurnian cinta darimu。”
“ Bahagia menjadi sesuatu yang begitu mudah bersamamu。” Tukasnya,Entah bagaimana senyumnya katika itu。 Cahyo sungguh tak dapat membayangkan kunang-kunang petang berkedipan di wajahnya。 Fantasi Cahyo kembali ke masa kanak,dimana hamparan padi menguning dihias oleh hijau kecil-kecil sinar di tubuh kekunang musim cinta para petani。

“ Sebagaimana rasa sedih yang tiba-tiba hadir memelukmu karenaku。 Begitulah cinta meng-ada。 Tetapi karena kesedihan itu ada,kebahagiaan menjadi nyata。 Ialah kita”

“ Waktu menerimanya,是langsung tahu dari aku-kah吗?” Pacar Cahyo bertanya dengan segenap harapan di dada muda-mudi yang mempertanyakan perasaan pasangan yang dikasihinya。 Sebagaimana seorang lelaki muda yang ingin romantis di hadapan perempuannya,Cahyo menjawab。

“依亚·赛扬。 Begini ceritanya:Pagi-pagi entah kenapa aku tiba-tiba ngetuk pintu kamar temanku。 Dia buka pintu dan dia bilang,“ ada surat buat kamu”。“ Dari siapa?” tanyaku。 “ Perancis,” jabarbnya的赞比亚成员ikannya padaku。 “ Itu seperti sudah direncakan untuk sampai padamu,” lajutnya。 Aku sedikit kurang paham dan bertanya,“ maksudnya?” Sambil Bergetar hatiku tidak sabar ingin membukanya…”

“ Terus?” Pacar Cahyo penasaran阿坎ceritanya。

“……” Kemaren pas kamu keluar kontrakan aku bergegas pergi beli makan。 Tanpa sadar aku lupa bawa uang。 Sampai di jalan aku inging bahwa uangku ketinggalan。 Aku balik mengambilnya…” temanku bercerita dan kucoba memahaminya。 aku menyela,“ terus hubungannya dengan surat ini yang katamu sudah direncanakan apa?” Temanku tertawa dan melanjutkan ceritanya,“ setelah nyampek pintu garasi,tiba-tiba ada orang menanyakanmu,“ saudara Selendang?” Tapi Selendang benar tinggal di rumah ini,“ ia menjelaskan bersama senyumnya yang dibingkai jenggot tampan di dagunya…”

巴黎Pacar Cahyo tersenyum mengkin。 Entah apa yang menghinggapi pikiran dan perasaannya。 Yang sampai pada Cahyo petang itu adalah kebahagiaan。 Tentu dia lebih paham bagaimana cara membahagiakan dirinya sebagaimana dia bahagiakan Cahyo。

“……” seandainya aku tidak ketinggalan uang,mungkin surat ini阿坎迪塔鲁赫sembarangan sama pak pos itu。 Sepertibiatanya,Jika Kontrakan Sedang Tak ada Orang。 Surat-surat yang masuk kesini dilempar ke dalam ruangan sembarangan。” Lanjut teman Cahyo bercerita dan sontak ia menebaknya,“ jadi maksudmu itu,Tuhan yang telah merencanakan-nya!” “ Begitulah kiranya,bila Tuhan berkehendak。 Foto ya isinya…?” Begitulah kesimpulan Teman Cahyo atas perihal sur itu sampai padanya。 艾达·坎普尔(Ada campur)坦甘(Tanan)Tuhan segala baginya Sebagaimana namamu yang berarti Berkat atau Cinta。”

“ Duuuh…Terima surat saja semacam cerita konspirasi。 Aku seharian waktu itu Mutrin Toko Yang Jualan Kartu pos。 Memilih Gambar Yang巴黎Tapi Tidak Terlalu Turistik。 Sebenernya aku sudah melewati gambar itu beberapa kali dan aku tahu aku akan memilihnya。 塔皮拉珊亚·塞珀蒂·蒂达克·普亚斯·卡劳·贝卢姆·恩盖特·莱哈姆·塞缅亚。 Tapi semua metafora itu dapat di kartu itu。 Jiwa dua kucing yang besama di atas atap,memandang dunia saling menemani dan saling bercerita。” Kesan pacar Cahyo dengan senyuman yang menggembirakan。

“ Dari minggu kemaren sebenernya aku menghitung kapan surat itu sampai。 Soalnya pernah kirim kartu lebaran 5 hari sudah sampai。 Tapi kan ngga lucu jika aku tanya kamu:suratku uda sampe belum ?. Merusak给itu namanya一个惊喜。” Lanjut pacar Cahyo。

“ Iya benar。 Aku sekarang percaya dan yakin dengan statementnya Guy de Maupassant bahwa:Hanya perempuanlah yang tahu cara mencintai。 丹·穆布阿特(Jan membuat kebahagiaan bagi kekasihnya)。

***

Cahyo terkejut melihat keadaan yang melingkupinya。 塞皮 Tak ada Wawan,法吉,丹·埃尔加。 Dia sendirian di hadapan笔记本电脑。 Berdua dengan seseorang yang sedang聊天dengannya。 阿斯塔加 Dia telah melakukan kesalahan sepertinya。

“……Serius nih aku senyum-senyum sendiri……” Cahyo terbelalak孟买pesan yang terasa aneh。 Bukankah dia sedang聊天sama seseorang yang mengirim Kartu Pos bergambar巴黎。

“…Untungnya di depanku cuma ada bayanganmu。 Dan笔记本电脑serta sisa sisa bayangan keindahan pemandangan Macchu Picchu dimana ada banyak peninggalan kehebatan suku印加迪秘鲁。” Tulisan itu memanjang kalimatnya。 Membuat Cahyo ketakutan。

“ Apa?” Cahyo bertanya antara sadar dan tidak。

“ Kamu terkejut,sayang……? Aku sedang di Peru tidak di Paris。 Sejak akhir bulan Mei。 Kamu lupa ya,秘鲁untuk tugas-tugas kantorku。 Kamu sendiri kan yang mengantarku ke Bandara。 纸巾和纸巾的组织结构图。 乌拉圭回合的伊妮·马辛·阿库·辛潘·丹·塞拉卢·博尔卡塔(cinta sejati)·帕达库·丹·迪·阿赫尔·普瓦西·图坦:苏卡诺·哈达,2013年2月27日。卡穆·贝戈亚,苏拉特·苏拉坦·萨马·萨林·库汉穆·考切里塔坎·帕杜·阿萨尔·贝拉尔。 Malahan kau anggap aku ini selingkuhanmu yang gadis巴黎itu。 “ Sengaja akulayani cerita busukmu dari tadi,biar aku tahu sampai ke akar-akarnya tentang prilaku suamiku sendiri di belakangku ketika aku pergi。”

红毛猩猩memperhatikan cahyo。 Warung kopi pribumi menjadi suram di matanya。 Cahyo merasa kehilangan cinta dan kebahagiaannya saat Istrinya marah besar dari秘鲁。

日惹,2013年