Bahkan kepada Selain Manusia,Kasih Sayang Tetap Harus Dikedepankan

(扎卡里亚)

Apakah kau tidak bisa menolak permintaan orang yang kau cintai walau hanya sekali吗? Kuharap tidak。 Jika iya,kau akan merasakan kegemasan-kegemasan yang tidak bisa kau ungkapkan。 Seperti yang kurasakan sekarang。 Jauh-jauh dari Kediri ke Jakarta hanya untuk menghadiri pemakaman寻求者kucing。

Hanya kami berdua yang mengurusi prosesi pemakaman sampai selesai – dari berputar-putar mencari lokasi pemakaman,kemudian memandikan,mengafani,dan menguburnya di TPU hewan dekat istana negara。 Sebab,siapa juga yang mau takziah pada搜寻者kucing。 Kucing-kucing yang lain pun tidak ada yang ikut berduka。 Barangkali itulah yang membuat isak tangis kekasihku tidak berhenti sejak kami meninggalkan makam。

Kucoba menghiburnya。 Juga menghibur diriku sendiri yang mulai tidak sabar dengan suara klakson-klakson kendaraan。 塔皮提达(Tapi tidak mempan)。 Baru ketika ban depan motor yang kami tumpangi terseok-seok,isak tangisnya berhenti。

Kami Turun,Dan memeriksa ban motor。 Lima buah paku yang tertancap di ban depan dan belakang adalah penyebabnya。 Aku merasa,ini bukan kebocoran biasa。 Bisa Teroris,Bisa Juga Ada Yang和Ingin Balas Dendam Pada Penghuni Istana Negara。 Yang jelas,Entah siapapun itu,past ada yang sengaja menaruh paku di jalanan sekitar istana negara。

Tidak tahunya malah kami yang terkena paku-paku itu。 Terpaksa kami menuntun motor di saat warna senja yang menyesatkan penyair tertutup kepulan uap gas吗? 帕纳斯·扬·克卢尔·达里·肛门·肯达拉安。 Sembari bertanya pada pejalan kaki yang kebetulan berpasasan dengan kami,di mana lokasi tambal ban terdekat。 扬甘坎·孟甘塔(Jangankan mengantar),阿塔·塞迪达克尼亚(aten setidaknya)menunjukkan lokasi tambal ban,杨·库登加(Yan Kudengar)汉尼亚·贾巴班·杜帕塔(kata kata):蒂达(Tidak tahu)。 Itupun bisa dihitung dengan jari,dan ketus,tanpa berekspresi。

Panas,macet,dan keacuhan orang-orang Jakarta membuat kami lelah。 Istirahat di bawah rindangnya pohon beringin yang terletak di salah satu sudut istana negara adalah pilihan terbaik。 Dari situ kulihat kerumunan orang-orang beratribut serba hitam。 Cukup感官juga yang mereka lakukan。 Setidaknya menurutku mereka lebih sedap dipandang dibanding muka-muka jutek yang tadi kami tanyai。

Tapi Kami Tidak Tahu Pasti Dengan kelakuan mereka。 雅加达雅加达语学习中心(Kakasihku yang telah dua tahun kerja di Jakarta jarang keluar)。 蒂达克·阿古纳亚(Tidak ada Gunanya)Main-Main Ke Istana Negara,Begitu katanya。 Yang kutahu pasti,mereka tidak sedang berduka karena ditinggal mati寻求者kucing sebagaimana kami,tepatnya kekasihku。 Kami juga tidak mendengar suara teriakan-teriakan dari corong mikrofon seperti demonstrasi yang sering kulihat di televisi。 Tapi mereka membawa tulisan-tulisan,ya di kertas,ya di spanduk。 Dan ada beberapa orang yang memakai topeng。 Entahlah,Mungkin mereka panitia konser metal yang sedang menagih janji Jokowi。

Beberapa dari mereka keluar dari kerumunan。 Berjalan ke arah kami,semabi bibirnya menggumamkan sesuatu。 Walaupun suara klakson-klakson kendaraan semakin bising,aku tahu dari gelagat mereka bahwa gumaman itu bukan sebuah obrolan。 Hingga dari jarak sepuluh仪表,masi samar-samar kudengar gumaman mereka。 Seandainya kejadian ini di desaku,pasaku sudah tahu yang sedang mereka gumamkan。 雅加达塔尼(Tapi sekali lagi) Dua Meter Pun贝卢姆·库登加·登甘·杰拉斯。 Baru,Ketika Jarak Antara Kami Tinggal satu米安,Gummane mereka Terdenagar jelas。

“卡米·马西阿达·特鲁斯·伯利帕特·甘达”,葛姆·斯梅尔卡。

“ Hu,,is,” isak kekasihku tiba-tiba。 “ Kenapa kamu menangis,Sayang?” tanyaku。 Kekasihku menjawab,“ Aku merasa bersalah。 Miu Belum Pernah Kawin。 呵呵,呵呵。”

阿杜,仓库。 Kekasihku menangis lagi。 Begitu sayangkah kekasihku pada Miu,nama kucing kesayangan kekasihku yang telah kulupakan。 Walaupun dulu Miu adalah teman seperjuanganku memerangi tikus-tikus di gudang besi,aku tidak merasakan apapun。 jar。 Toh ia cuma seeker kucing biasa yang suka memangsa tikus sebelum akhirnya lebih menyukai kerupuk udang saat dipelihara kekasihku。 Sejak Miu diminta kekasihku untuk mennmaninya mengarungi kehidupan雅加达yang ganas,tikus-tikus di gudang besiku semakin menyebalkan。 Aku kalang kabut menghadapi mereka。 喀麦隆(Korukuli)Dengan八打雁-巴丹甘(Besi) 马拉,keramikku杨佩卡。 Kuracun tikus,hanya mempan satu-dua kali pertemuan。 Setbalah itu mereka sudah terbiasa,基瓦尔。 Kuberanikan diri menelpon kekasihku,memintanya memaketkan Miu。 Tapi ia tidak mau。 Malah memberiku usulan yang aneh,“ Jangan dibunuh tikus-tikusnya,kashan。 Lebih baik kamu belikan jebakan tikus yang bentuknya kotak seperti penjara。 Siapa tahu mereka mau masuk ke dalam。”

拜克拉(Baiklah),库特鲁蒂(peruttaannya)。 Jebakan tikus yang bentuknya kotak seperti penjara,苏达·库贝利。 Sebelum kupasang di salah satu sud sudut yang sering dilewati tikus-tikus busuk itu,tak lupa kutaruh irisan tempe di dalamnya。 Malam harinya kulihat寻求者tikus bodoh sedang mondar-mandir di dalam jebakan,kebingungan mencari jalan keluar。 Mau kubakar saja tikus bodoh itu seandainya kekasihku tidak melarang membunuhnya。

“ Kalau tidak boleh membunuhnya,兰塔斯·库·阿帕坎·蒂库斯·伊尼?” tanyaku lewat电话。 “ Ya sudah,biarkan saja,” jawabnya。 Aku bingung,tidak tahu harus berkata apa。 卡塔·凯卡西赫库·拉吉(“ kata kekasihku lagi”)说道:“希伯来语(Sebelumnya hitunglah ada berapa ekor ti)

Lagi-lagi aku menurutinya。 Semalam suntuk,aku terpaksa tidak tidur hanya untuk menghitung tikus-tikus yang sedang berkeliaran。 Pagi harinya aku membeli sepuluh buah jebakan。 丹·马拉姆·哈里尼亚·塞穆阿·苏达·特里西·丹根·塞普卢赫·埃科·蒂库斯·博多。

“兰塔斯,阿帕·杨·哈鲁斯kulakukan?” tanyaku lagi。 “ Ya sudah,” kata kekasihku,“ aku bangga denganmu Sayang”。 Telah berhasil menangkap tikus-tikus itu tanpa ada darah yang harus tertumpah。”

Picek –maksudku,aku tidak tahu harus bagaimana。 卢布的库比阿坎(Kubiarkan saja tikus-tikus itu di dalam jebakan sampai matger mengering –aku tidak membunuhnya)。 Tentunya dengan resiko gudangku penuh dengan bau bangkai tikus busuk dan kemungkinan penyakit pes akan menyerangku。 哦,蒂达克 Seandainya Miu masih menjadi rekan seperjuanganku,pasti aku tidak akan merasakan hidup berkawan bangkai tikus。 Sayangnya Miu mati hari Kamis ini。 Dan,aku ikut mengurusi mayatnya。 雪兰莪(Sekarang),苏达(Sudah Tertutup)。

“ Gami masih ada dan terus berlipat ganda”,坦帕·孟吉劳坎(tanpa menghiraukan)卡米·巴朗·塞班塔尔·萨哈(Kamin Barang Seangtar saja)

Kenapa sih mereka ini? Sama sekali tidak menghiraukan kami yang sedang kelelahan。 Bahkan kekasihku yang sedang menangis pun tidak mereka anggap。 Beginikah orang-orang雅加达? Lebih mementingkan kalimat yang tidak jelas daripada kesusahan yang sudah jelas。

“ Tunggu,” kataku mencoba menghentikan mereka。 Kalau Tidak Begitu,Tidak Ada Yang Mau Menghiraukan kami。 Untungnya mereka berhenti。 Tapi hanya satu orang yang menoleh,sementara yang lainnya masih menggumamkan kalimat itu。 “ Maaf,dimana ya lokasi tambal ban terdekat?”

“ Tidak ada,” katanya。 “禁运安达博科?”

Aku tidak mau menjawabnya dengan ucapan karena pertanyanyaanya dan461abanku sama-sama tidak penting。 Pasti ia bisa melihat senyum terpaksa yang tergambar di bibirku。 Walaupun begitu,例如satu-satunya orang yang menjawab lebih dari dua kata。

Kulihat ia melangkahkan kakinya mendekati motor yang kuparkirkan di pinggir jalan。 Gerakan jari-jari tangannya sedang menghitung paku yang tertancap di ban motorku。

“卡西汉·塞卡利”,卡塔尼亚。

“耶,玛斯。 Kami Telah Berjalan Jauh。 Beberapa orang mengacuhkan卡米。 Hanya Mas saja yang merasa kasihan pada kami,“加泰罗尼亚州,加尔各答州”。

卡塔尼亚(Katanya)说道:“马苏库(Maksudku),请禁止汽车Anda yang terkena lima buah paku ini。”

Dugaanku keliru。 Ternyata masih ada orang Jakarta yang perasaannya melebihi kekasihku。