Kisah Pemuda Saleh Pecinta Masjid Dan Iblis Yang Baik Hati

Pada suatu hari di masa pemerintahan khalifah Umar Bin Khatab di kota Madinah。 Seorang pemuda sudah bangun pagi-pagi buta untuk melaksanakan sholat Subuh berjamaah di Masjid Nabawi,Sang pemuda terkenal sebagai seorang yang saleh dan hatinya selalu ada di masjid。 Setelah的成员是伊斯兰教徒,是伊斯兰教徒。 达兰Perjalanannya ke masjid,迪南加拉扬扬格拉普dan hawa yang dings menu tulang,坦帕迪达里pemuda tersebut terjatuh ke dalam genangan air kotor dan berlumpur。 Dan pakaiannya menjadi kotor。

Karena merasa bajunya basah dan kotor,ia segera bangun dari genangan air tersebut dan memberihkan diri sekedarnya,lalu kembali pulang。 Sesampainya di rumah,kembali成员,印度人,lalu berangkat kembali ke masjid。

达拉姆·佩贾拉兰尼卡·本巴克·马斯吉德·纳巴维,卡琳娜·贾兰南·贝格图·格拉普,彭姆达·图坦·本巴利·特贾图特·安图克·卡杜阿·卡林亚·迪·萨玛·萨玛。 Lalu dia Bangun,membershkan diri,dan pulang kembali。 Sesampainya di rumah,sekali lagi,dia mengganti pakaiannya,lalu berangkat kembali ke masjid。 达拉姆·佩贾拉南·本巴利·克·马吉德(Dalam perjalanan kembali ke masjid)

Dia bertanya pada si pembawa lampu,达里·玛娜·迪亚。 Dijawabnya,“ Aku melihatmu terjatuh dua kali dalam perjalananmu ke masjidnabawi。Jadiaku membawakan lampu untuk menerangi jalanmu。” Pemuda itu mengucapkan terimakasih banyak pada kakek tua si pembawa lampu。 Lalu keduanya berjalan bersama ke masjid。 Setibanya di masjid,pembuda itu mengajak kakek tua pembawa lampu untuk sholat subuh berjamaah dengannya。 塔皮dia menolaknya。 Pemuda saleh itu terus mengajaknya beberapa kali lagi,丹·贾巴巴尼亚·tetap萨玛。

Dia menolaknya。 Akhirnya pemuda saleh itupun bertanya mengapa dia tidak mau sholat bersamanya。 Kakek Si,“ Aku adalah Iblis”。 Pemuda itu terkejut medengar颚骨 Iblis lalu kemudian melanjutkan bahwa,“ Aku melihatmu berangkat menuju ke masjid nabawi dan akulah yang membuatmu terjatuh”。 Lalu dia melanjutkan,“ Ketika kau pulang,memberihkan diri dan berangkat kembali ke masjid,安拉SWT Tuhan Yang Maha Lembut和Maha Pengasih memaafkan dan mengampuni semua dosa-dosamu。”

“ Lalu aku menjatuhkanmu sekali lagi,tapi kau tidak tinggal di rumahmu,dan tetap berangkat kembali berangkat ke masjid。 “ Aku khawatir jika aku menjatuhkanmu lagi,Tuhan Yang Maha Perkasa和Maha Penyayang akan merahmati dan mengampuni dosa-dosa semua anggota masyarakat di desamu。