Pada suatu makan malam yang tak direncanakan,saya bertemu dengan seorang kawan喇嘛。 Terlalu喇嘛sampai kami lupa untuk saling menyapa di detik pertama。
Samar-samar ingatan saya mencoba menerka kapan kali terakhir kami bertemu。 尼尔 Jabatan tangan dan pelukan sesaat mendahului pikiran saya yang berusaha untuk menebak。
Berjarak。
Tetapi sama seperti dua kawan喇嘛lain yang sudah喇嘛tidak bertemu,kami melempar pertanyaan kecil yang sebetulnya tidak terlalu penting untuk dijawab。
萨马拉(Sama pula)seperti dua sahabat喇嘛杨(Hampir)致敬melupakan,卡米(kami berusaha)拉基untuk致敬mengingat pertemuan terakhir。 Lagi-lagi kami berkelakar betapa ingatan itu sudah terlalu dalam untuk diselam。 Terkubur oleh kesibukan yang menumpuk seperti koran-koran bekas di rak yang berdebu。
Karena terlalu喇嘛tidak besama,kami memutuskan untuk duduk di tempat yang sama。 Sungguh makan malam yang benar-bear tidak direncanakan。 Kecanggungan pun sedikit menguar mengisi jarak kosong di antara kami。 Untuk membuka suasana,ia memecahkan jeda dengan bercerita tentang kota万隆yang menurutnya jauh berbeda dengan kota万隆di saat kami sering bermain berdua。
Tentu saja,saya mengiyakan。 Dan karena kami berada di salah satu titik kota Bandung yang paling tinggi,saya pun mulai bercerita tentang suasana。
Suasana kota万隆yang habis diguyur hujan。 Jalanan-jalanan aspalnya yang basah memantulkan ban-ban mobil yang melaju di atasnya。 Pohon-pohon tinggi yang kebasahan seolah saling merapat琼脂tidak kedinginan。
Di kejauhan lampu-lampu kota menjadi titik-titik kecil yang menyerupai permata warna-warni。
Entah apa pengaruh lampu-lampu kota yang bertebaran jauh di bawah kami terhadap kekuatan ingatan saya。 Suasana yang magis ini menarik memori喇嘛yang mungkin sudah seharusnya dibongkar。
Bahwa ada kisah-kisah sakral yang pernah kami lalui bersama menjadi bukti keakraban pencair suasana。
“ Anak gw udah dua”,kata dia。
Pernikahan adalah topik resmi yang pasti akan selalu disinggung dalam setiap pertemuan kawan lama。 Tentu saja saya belum termasuk ke dalam lingkaran itu。 泰塔比(Tetapi)贝卢姆(Setat)孟买(Menanyakan)先生(Keterlibatansaya)达拉(Dalam lingkarannya),我和孟买(Sudah Mendeklarasikan)在一起。
“ Gw cerai tahun lalu。”
Sambil Mengunyah spageti yang sudah tidak mengundang sedikit selera pun,saya mencoba untuk bereaksi。 Tetapi seperti halnya dua kawan喇嘛yang sudah喇嘛tidak bertemu,ada sisa-sisa keakraban yang tidak biasa。
“卢达达?”
上泽香美 Tidak Tergelak,Tetapi Kami Tertawa。
Dua jam lalu mengalir tanpa kami sadari。 Spageti yang masih bersisa,cappucino yang hampir mengering,dan lantunan musik yang sudah kembali ke播放列表pertama。
Kami saling melempar kisah yang sebetulnya sudah tidak asing lagi di telinga。 Tentang pacaran,tentang pernikahan,tentang pekerjaan,dan tentang masa depan。 Khusus dia,tentang anak-anaknya yang baru balita。 Tetapi kisah-kisah yang biasa seperti ini akan selalu memuaskan untuk didengar。 Karena setidaknya,ada sedikit celah yang terbuka bagi kita untuk kembali berkaca。
Ada kisah-kisah yang membuat saya merasa iba。 Ada kisah-kisah yang membuat kami berdua saling mengingatkan。 阿达·库拉罕(Ada Curahan)Yang Tak Disengaja Ada cangkir yang meminta untuk diisi kembali。 Ada kesadaran bahwa kami saling kehilangan kontak。
Sayangnya,kehilangan kontak tidak seperti kehilangan kunci。 蒂达克·阿达·扬·贝纳尔·贝纳尔·贝尼亚特·门卡里尼亚·肯巴利。 Kepentingan mendahului kepentingan。 Kontak akan segera terisi oleh kontak莱恩。 勒比·彭丁(Lebih Pendesak)
Tidak ada Yangsaya sesali。 Mungkin,Tidak ada Juga Yang ia sesali。
Persahabatan bisa sangat menyenangkan。 Tetapi teman tidak selamanya。 Tidak普拉semua yang ada sebelum dan sesudahnya。
喇嘛kelamaan dentingan sendok dan garpu yang beradu ke permukaan piring semakin lenyap。 Suasana mulai menyepi。
Seolah ada aba-aba kalau waktu akan segera habis,kami saling bertukar informationasi pribadi。 Informasi Yang Mungkin Tidak Akan Menjadi Lebih penting daripada kepentingan Yang kini kami miliki masing-masing。
Kami tahu kalau kami akan kembali pada suasana yang berbeda。 Kesibukan yang mencekik。 Kebutuhan yang mendesak。 Dan dua jam duduk di meja yang sama menjadi oase yang kelak akan kami rindukan。
Tetapi seperti oase bersembunyi di gurun撒哈拉沙漠,ia selalu dikelilingi oleh fatamorgana。
Fatamorgana yang kadang menuntun ke jalan yang tidak serupa。
Kami akan pergi ke arah yang berbeda。 Ke Jalan Dengan Tujuan Yang Tak sama。 Tetapi kebersamaan杨森帕特·贝贾哈亚·苏达·瓦图尼亚·雷登·丹·门约。 Dan itu adalah hal yang biasa sampai ia menemukan konstelasi lain yang menunggu untuk bercahaya。
Tidak ada Yang sia-sia。
蒂达克·阿达·扬·佩卢·迪欣达里 Akhir akan selalu ada。
Seperti spageti yang kini tak bersisa。
Seperti capucino yang kembali menyusut untuk kali kedua。
Atau seperti的播放列表musik yang sudah terdengar sangat membosankan di telinga。