欣加·图阿·南蒂

“ Perasaan harusnya masuk ke dalam panca indera”,阿库成员ikan opini kepada laki-laki yang berjalan di sampingku。

Aira dan laki-laki itu,威拉,sedang berdebat soal panca indera sambil berjalan sore itu。 Kami sedang menuju tempat makan setelah menghabiskan beberapa jam mendengarkan ceramah di hari Minggu。

伊尼苏达州明古热帕塔蒂加卡米大唐寺模板。 Sementara setiap hari Jumat kami akan mendengarkan ceramah di tempat lain。 Kedua tempat ini sama-sama tempat suci。 Kedua tempat ini adalah tempat kami bercerita bukan kepada manusia。

“ Namanya tidak akan jadi panca indera lagi dong,” Wira lalu menarikku dengan lembut karena tempo jalanku menjadi lebih cepat darinya。 “ Lagi pula sudah ada indera keenam,untuk orang-orang seperti kamu,” sambungnya setelah aku berjalan beriringan lagi dengannya。

“ Maksudnya bisa melihat hantu?” tanyaku。 Wira Mengangguk kemudian tertawa。 Dia tau aku tidak suka topik ini。 Aku pernah bercerita kepadanya beberapa kali tentang hal aneh yang aku alami。 Sejak itu dia dia berpikir aku bisa melihat hantu。

Kami menaiki jembatan penyebrangan yang ramai。 Wira,Tentu saja,berjalan di depanku dan menggenggam tanganku。 Aku pernah menghilang di tengah keramaian dan membuatnya sangat khawatir。 迪亚·比朗(Saia itu ketika kami berhasil bertemu lagi) Kalau kamu hilang,aku tidak tahu akan berdebat dengan siapa lagi 。

Setiap hari aku dan Wira selalu berdebat。 Tentang banyak hal。 Biasanya perdebatan ini berhenti sampai salah satu dari kami mengalah lalu mengikuti pendapat yang lain。 Kemudian perdebatan akan mulai lagi,ketika ternyata pendapat yang lain membawa kami ke situasi yang lebih buruk。

泰塔皮(Tetapi,Ada satu permasalahan yang membuat kami tidak berhenti berdebat) Belum ada Yang Mengalah untuk masalah ini。

Masalah ini sepertinya sering ditemui oleh banyak pasangan。 Ada dua cara untuk menyelesaikan masalah ini。 Pertama,pasangan memilih untuk menyerah terhadap masalah。 Kedua,pasangan akan hidup besama masalah,sampai waktu yang belum ditentukan。 Biasanya untuk pilihan kedua cepat atau lambat akan berakhir seperti pertama。

“ Kedai kopi atau KFC?” tanya Wira。 Kami Sudah Berada Di Jalan Dengan Deretan Pertokoan。

“ Kedai kopi,” jawabku。

“塔皮(Tapi),泰米尔语(Tapi)”,Wira menolak dengan nada merengek seperti anak kecil yang ingin diberi perhatian。

“ Lalu apa gunanya bertanya pendapatku?” ujarku sambil membatin kita akan memulai berdebat untuk sejuta kalinya。 “ Kalau sebenarnya kamu tidak butuh pendapatku,” lanjutku。

“好。 Kedai kopi,” ucapan Wira membuatku kaget。 Biasanya kami akan menghabiskan sepuluh menit untuk menentukan akan ke魔法值。 Sepuluh menit merupakan waktu yang paling singkat untuk kami。 “ Ayo,” Wira melingkarkan tangannya di bahuku dan menuntunku berjalan menuju kedai kopi。

“ Mau duduk dekat dengan jendela atau tidak?” kami sudah berada di dalam kedai kopi。 Aku memilih kedai kopi ini,tidak seperti biasanya Wira langsung setuju。

“ Dekat dengan jendela,” Wira lalu menunjuk sudut di kedai kopi itu。 Sementara aku menyeritkan alisku。 Ini ketiga kalinya Wira mengikuti kesukaanku。

塞拉拉·杜杜克(Stelah duduk),维拉·博尔卡塔(Wira berkata),“阿库·萨哈·扬·皮桑(Aku saja yang pesan),卡穆·杜杜克·萨哈·迪·西尼”。

Ini aneh,dia tidak berdebat denganku。 比亚劳·亚米亚·卡米·蒂达克·佩纳(Biasanya Kami Tidak) Aku pernah berpikir jika kami tidak berdebat dalam sehari,pasti waktu yang tersisa akan banyak。

“ Kamu aneh”,ujarku setelah Wira kembali ke tempat duduk kami dan menyebutkan菜单apa yang dia pesankan untukku。

“ Apanya yang aneh?”

“ Kamu tidak berdebat denganku”,aku成员memberenn penjelasan,提到了Wira yang kelihatannya belum mau menimpali perkataanku。 Lalu aku melanjutkan,“ Biasanya kita akan menghabiskan waktu lama untuk menentukan akan makan di mana,duduk di mana,邦siapa yang pesan makanan。”

Wira tersenyum,kemudian melipat kakinya,dan menatapku。 “ Sehabis mendengar ceramah hari ini,阿库·贝里普基尔,” ujarnya lambat-lambat,menenjukkan kalau dia masih berpikir。 Hening sejenak,“ Ingat waktu kamu menghilang di keramaian?”

“ Iya,aku ingat。”

Dia mulai bercerita tentang cerita yang belum pernah aku dengar。

Saat aku menghilang,yang terlintas olehnya adalah kebiasanku sekitar pukul empat疮。 Aku selalu menuju tempat suci tempat aku bercerita bukan kepada manusia。 伊图阿拉桑akhirnya卡米·比萨bertemu kembali。

Tadi setelah kami selesai mendengarkan ceramah Minggu,aku terpisah denngannya lagi。 Kali ini Wira tidak bisa mencariku ke tempat suci yang biasa aku kunjungi,karena kami tidak sedang berada di sana。 Tiga Puluh Lima Menit Kami Terpisah Sebelum akhirnya Kami bertemu dengan Tidak Sengaja。 Saat itu pun aku sama khawatirnya dengan Wira karena aku tidak tahu bagaimana harus mencarinya。

“ Jadi,aku sudah memutuskan,”三星Wira setelah tadi sempat terhenti karena pramusaji membawakan pesanan kami dan meletakkannya di meja。 “印度阿里达·明古·泰拉基尔·北·门登加尔坎·西拉马·哈里·明古·丹·阿库·阿莱·穆莱·蒙吉库蒂·kebiasaanmu”,乌杰尔·维拉·桑比尔·特森尼乌姆·蒙根格冈·坦甘库·杰拉特,塞珀蒂·西当·孟吉里姆坎能源·凯巴哈贾甘·恩图库库。

“ Maksudmu?”

“琼脂aku bisa dengan mudah menemukanmu,kalau kamu hilang lagi,” aku tahu ini bukan颚木dari pertanyaanku。 Ucapannya seperti meninggalkan petunjuk。

Aku menatap Wira penuh tanya,tetapi akhirnya aku tahu maksud Wira。 Aku balas senyumannya,泰塔皮航空Mataku Malah Mengalir。

“ Kenapa kamu malah menangis?” tanya Wira。 “ Harusnya kamu senang,kita berhasil memecahkan masalah ini,” sambungnya。 纳蒙(Namun),马塔库·提达(Mataku Tidak)昆荣·伯亨蒂(kunjung berhenti)

“ Aku mau menangis,Jangan Larang aku!”

“ Berhentilah menangis,orang akan berpikir aku laki-laki jahat,”阿拉善Wira malah membuatku tertawa。

Lalu Kami Mulai Berdebat Lagi tentang tangisanku。 Aku tidak tahu berapa喇嘛perdebatan ini阿寒berlangsung。 塞珀蒂尼亚(Sepertinya),阿库坎(Akan),圣拉雅(Sengaja),贝拉玛(Belama),拉玛(Lada)Berdebat Dengan Wira kali ini。 Aku bisa membayangkan kehidupan kami akan menarik karena menghabiskan banyak waktu dalam perdebatan,hingga tua nanti。