Oleh:扎卡里亚
Setengah jam sudah Keumala menunggu di depan博物馆,列宁,坦佩雷,芬兰。 Jaket Parka Tebal Yang Membungkustubuhnya Mulai Tidak Mampu Menahan dinginnya suhu yang pada bulan Desember mencapai 1oC。 Belum lagi bila gerimis balok es kecil seperti yang diberitakan radio FM tadi pagi menjadi kenyataan,bisa-bisa ia mati kedinginan jika hanya duduk diam saja。 Kali ini ia terpaksa mengakui bahwa ayahnya benar untuk satu hal:Orang Jawa tidak pernah tepat waktu。
Seandainya Keumala tahu akan menunggu begini lamanya,pas ia memilih bertemu di dalam博物馆。 Badannya tidak akan sampai kedinginan karena gedung-gedung besar di Finlandia selalu dilengkapi oleh penghangat ruangan yang siap sedia selama 24 jam。 丹·塞丹迪尼亚·凯博萨南·孟兴加平尼亚,伊比萨·梅利普尔尼亚·丹根·梅利哈特-利哈特·阿里普·沃里桑·列宁·扬·科农·汉尼亚·泰达帕蒂·迪博物馆。 Tapi ia terlanjur mengajak Armantyo bertemu di depan博物馆。 Sebagai orang Aceh asli,ia tidak mau mengingkari janji walau seandainya tubuhnya menjadi bongkahan es sekalipun。 Satu-satunya cara琼脂hal itu tidak menjadi kenyataan ialah dengan mencontoh perilaku orang-orang utara。 Bisa Berjalan-Jalan Kecil Atau Menghangatkan Badan dengan segelas ale。 Pilihan kedua Mungkin tidak akan diambilnya karena ale adalah jenis minuman memabukkan yang dilarang agamanya。 Tapi pilihan pertama juga belum diambilnya。 Kepalanya masih menengok ke kiri-kanan,mencari-cari di jalanan Hameenpuisto,siapa tahu Armantyo berada diantara para pejalan kaki yang bersliweran。

Bukannya berhasil menemukan Armantyo,ia justru melihat sekumpulan orang yang berdandan mirip Sinterklas datang dari arah seberang jalan。 Ia tidak tahu apakah duplikat Sinterklas-Sinterklas itu阿坎menghampirinya atau tidak。 Yang jelas,Alam bawah sadarnya memerintahkan untuk segera beranjak dari duduknya。 Ia pun berjalan-jalan kecil ke sana kemari sembari mencoba mengingat pertemuan pertamanya dengan Armantyo yang terjadi sekitar tiga belas tahun yang lalu。 Seingatnya,Dulu Dirinya Dengan Armantyo dipertemukan oleh perlakuan diskriminatif teman-teman sekelas。 Keumala dicap sebagai anak GAM sedangkan Armantyo adalah murid pindahan dari Jawa。
Sekarang,mereka akan bertemu kembali di negara penerima suaka ayahnya ini。 Naasnya,justru di sini pula ayahnya terbunuh。 Hanya Kumpulan Nasehat Ayahnya(konon ditulis ayahnya di dalam penjara)阳寺 Walau tidak sepenuhnya setuju dengan nasehat ayahnya yang terkesan diskriminatif itu,tapi ia selalu membacanya setiap hari melebihi membaca kitab suci yang hanya seminggu sekali。 Ibunya sering menegur kebiasaannya itu。 Tapi ia cuek saja。 Hanya buku itu satu-satunya warisan ayahnya。 萨特伊图拉电信genggamnya Bergetar。 Ada telepon Whats App达里·伊本尼亚·杨·梅南亚坎·阿帕卡赫·苏达·凯特姆·丹根·阿曼托。
“贝卢,妈。 Tadi Keumala Telepon Juga Tidak Nyambung,”
“ Mungkin tadi sinyalnya hilang,terganggu oleh cuaca。”
“ Mungkin…Ma,tadi ada Sinterklas。”
“西卡朗布兰Desember,农。 Wajar kan。”
“ Iya Ma。 Keumala tahu…。”
“ Tenanglah。 Tidak akan terjadi apa-apa,” sahut Ibunya。 “ Daripada memikirkan yang tidak-tidak,coba lagi hubungi Armantyo。 Siapa tahu ia kesasar。”
Armantyo sendiri,mulai dari Bandara,Vantaa Helsinki,Stasiun Helsinki,Stasiun Tampere,sampai tiba di stasiun kecil,Metso,juga bertemu dengan beberapa orang yang beratribut Sinterklas。 Ingin sekali ia berbincang-bincang dengan salah satu dari mereka。 塔皮肯达拉巴哈萨menyurutkan keinginannya。 Takutnya,tidak ada yang paham dengan bahasa Inggrisnya yang pas-pasan。 Ia terpaksa harus menunda keinganannya itu sampai saatnya bertemu Keumala tiba。
Untuk itu,例如segera bergegas menemui Keumala。 Dinginnya Finlandia memaksanya memakai jaket parka terakhirnya。 Saat itu jam tangannya menunjukkan pukul 16.30。 杰卡·迪坦巴(Jika Ditambah)贾兰·卡基(Jalan Kaki)达里·美卓(Metso ke)博物馆列宁·扬·默布图赫坎(Linin yang)纪念馆,总书记处,总书记。 赫尔辛基的Penyebab keterlambatannya karena pesawat yang ia tumpangi tadi sempat terganggu oleh hujan es di langit。 Meskipun begitu,例如,我正在与其他人联系。
Walaupun antara dirinya dengan Keumala tidak ada hubungan spesiallayaknya orang pacaran,tapi ia tak mau teman masa kecilnya itu sakit hati。 Ia merasa berutang budi pada Keumala。 Dulu waktu teman-teman sekelas mengucilkannya,Keumala yang menerimanya。 Bahkan ketika ia dikeroyok oleh teman-temannya tanpa alasan yang jelas,Keumala juga yang mengalahkan mereka semua。 Saat itu ia heran,bagaimana bisa Keumala sehebat itu。 Baru tiga bulan yang lalu,ia mendengar dari pengakuan Keumala sendiri rahasia kehebatan Keumala。 Sejak TK Keumala sudah diajari cara bertarung oleh ayahnya yang seorang kombatan GAM。 Mengetahui hal itu membuat Armantyo tidak enak hati jika harus menyinggung masa lalu yang pernah mereka lewati besama。 Apalagi hubungan mereka baru terjalin kembali setelah dipisahkan oleh海啸Aceh yang dahsyat itu。 海啸造成的巨额损失。 Ia harus menunggu satu bulan di barak pengungsian sebelum bibinya yang ada di Jagong Jeget,Aceh Tengah,大唐Menyelamatkannya。
Tiga belas tahun telah berlalu sejak saat itu。 Saat ini dirinya sudah berumur 26 tahun dan akan kuliah S2 jurusan Sosial Budaya di坦佩雷大学。 Tapi ia masih seperti Armantyo扬杜卢,扬岑格丹·塞拉卢·特库西尔坎。 Begitulah pengakuannya pada Keumala。
列宁博物馆(Pesan Whats App)博物馆和博物馆,博物馆和博物馆。 Ia sengaja tidak membalas pesan itu,karena Museum Lenin telah nampak di depan mata。 列宁博物馆(Jega,Di langkah kakinya yang ke lima puluh,ia telah melihat perempuan di depan Museum)。 Ia yakin itu paste Keumala。 Rumusannya sederhana。 Menemukan Keumala di negara yang mayoritas agamanya Kristen ini tidak sesulit mencari perempuan di Banda Aceh yang semuanya sama:Berhijab。 Di Finlandia ini,伊斯兰教。 Sedang yang berwajah阿拉伯sendu,pasang orang亚齐。
Ia juga melihat bahwa Keumala mulai mondar-mandir tak tentu di depan博物馆。 Ia menganggap kelakuan temannya itu disebabkan oleh rasa bosan menunggunya terlalu喇嘛。 列宁博物馆(Oleh sebab itu),kakinya melangkah semakin cepat menuju博物馆。
Sebelum sempat meminta maaf atas keterlambatannya,Keumala segera mengajaknya menyebrangi jalan Hameenpuisto。 Melewati rerumputan hijau yang sempat ia tanyakan pada Keumala bagaimana bisa tumbuh di negara dingin ini。 Tapi Keumala diam saja。 Mungkin suara guntur lebih keras dari pertanyaanku,pikirnya。
Saat itu Dewa Thor memang sedang menghantamkan palu saktinya。 Tapi sebenarnya bukan itu阿拉山Keumala mengajak Armantyo bergegas menyebrangi jalan。 Di seberang jalan ada sebuah kafe yang menjadi langganan Keumala。 Lothbrok Cafe纳曼亚。 Nuansa Nordik Kuno segera terasa setelah memasuki pintu kafe ini。 Desain大厅ala aula维京人mendominasi ruangan utamanya。 Sedang di ruangan kecilnya yang terletak di kiri kanannya,tempat untuk pelanggan didesain mirip seperti kapal Viking yang终结。 Kapak,tameng,pedang,dan ornamen-ornamen Viking lainnya bertebaran menempel di dinding kafe。 Saat pelayan-pelayan di tempat lain pada bulan Desember berdandan ala Sinterklas,pelayan di kafe ini tidak ikut-ikutan。 Mereka tetap berdandan ala pelaut Viking。 Itulah ciri khas kafe ini yang sangat disukai Keumala。 Di tempat ini Keumala betah belamama-lama menghabiskan waktunya sembari meminum生姜啤酒,sejenis minuman penghangat badan khas daerah Nordik yang tidak memabukkan。
Masih ada dua lagi minuman yang cukup populer di kafe ini:ale dan kopi。 扬·迪斯布特坎·杨·杜佩桑·奥勒·阿曼托。 Ia sengaja memesan kopi karena di daftar菜单tertulis Kopi Gayo。 Dari Keumala ia tahu,kebanyakan penduduk Finlandia gemar meminum kopi。
“ Berarti kopi kah yang menghubungkan Finlandia dengan Aceh?” tanya Armantyo。
Keumala tidak segera menjawab pertanyaan Armantyo karena Lagu Sleeping Sun dari band金属Nighwist cukup terdengar keras di ruangan utama kafe ini。 Ia mengajak Armantyo pindah ke ruangan采样。 Setidaknya di ruangan抽样调查,lagu tersebut samar terdengar。 Sembari duduk di replika perahu Viking dan memandangi wajah teman masa kecilnya yang tepat berada di hadapannya,jawaban dari mulut Keumala akan keluar lebih leluasa。
“蒙金。 Setahuku,kopi pula yang disuguhkan saat rapat-rapat kecil sebelum penandatanganan Mou Helsinki。”
“ Iya kah,” Balas Armantyo kegirangan。 Rasa ingin tahunya sebagai pemerhati kebudayaan muncul,“ dari mana kamu bisa sampai tahu sedetail itu?”
“ Ayahku dulu sempat diundang menghadiri acara tersebut,”
“希巴特·塞卡利·阿扬姆。 Kapan-kapan aku ingin bertemu dengan beliau,”
“嗯……。” Sebenarnya Keumala enggan menceritakannya。 Tapi mau bagaimana lagi,ia terlanjur mengikuti alur pembicaraan yang tidak pernah disangkanya ini。 “ Sayangya ayahku sudah meninggal。”
“ Maaf Keumala。 Aku tidak tahu…。”
“ Tidak apa-apa”,jawab Keumala cepat-cepat。 Sebenarnya ia sendiri tidak yakin dengan颚木itu。
Untungnya minuman yang mereka pesan sudah datang。 Setidaknya dengan menikmati minuman yang ada di hadapannya membuatnya tenang。 Ia lihat Armantyo juga sedang menyeruput kopinya。 Ia baru sadar kalau kegagahan eksotis,seperti yang pernah dibilang teman perempuannya dari Jawa saat mengomentari lelaki Jawa,muncul ketika sedang minum kopi。 Seandainya kaca jendela yang ada di samping kirinya agak gelap sedikit saja,paste Keumala malu mengetahui pipinya telah memerah akibat memikirkan hal itu。
Armantyo tidak mengetahui hal itu。 Ia sedang mengamati seorang anak kecil yang menenteng kedua kaus kakinya meminta hadiah pada Sinterklas yang ada di depannya。
“ Keumala lihatlah ke luar!”
Keumala cukup kaget juga mendengar kalimat itu。 Saat melihat ke luar,kekagetannya segera menghilang karena teringat kejadian dua belas tahun yang lalu saat bersama ayahnya。 Tapi ia tak mau Armantyo tahu。 Makanya ia cuma berkomentar lirih,“哦,Sinterklas。 Itu sudah biasa。”
“ Kalau begitu,谣传是yang kudengar还是tempat tinggal Singklas di Finlandia ini benar adanya?”
“依亚。 乌塔拉,拉普兰,Desanya ada di Rovaniemi。”
“ Maukah setelah ini kamu mengajakku kesana?”
“ Untuk apa? Bukannya setelah ini kamu mau mencari Apartemen?”
“甘邦。 伊图·迪皮基尔·南蒂。 Toh masih ada kamu。 卡劳(Kalau)贫民窟dapat隔离人员,bolehkan aku menginap dulu di rumahmu?”
Keumala sebenarnya sudah memperkirakan kalau malam ini Armantyo akan menginap di rumahnya。 Mencari Apartemen malam-malam begini bukan sebuah perkara yang mudah di Finlandia。 帕灵提达(Paping tidak) Tapi yang tidak pernah disangkanya ialah阿拉曼Armantyo menginap di rumahnya bukan disebabkan oleh dinginnya Finlandia,melaninkan karena ingin mengunjungi rumah Sinterklas。 Ia belum tahu alasan Armantyo ngotot mengajaknya pergi ke sana。 Kalau mengingat salah satu nasehat ayahnya yang bilang bahwa orang Jawa itu percaya mitos,tertawa kecil keluar dari mulut Keumala。
“贾迪,初学者本图克·红毛猩猩贾瓦·杨·帕卡亚·丹根·密托斯?”
Armantyo diam saja。 Ia masih menimbang perlu atau tidak menceritakan alasan yang sebenarnya pada Keumala。 芬兰的卡劳提达克纪念日。 Mencari Sinterklas adalah tujuan utamanya ke negara ini。 Soul kuliahnya di坦佩雷大学hanyalah alasan yang ia buat-buat琼脂bibinya mengizinkannya ke sini。
“杜鲁,塞塔拉海啸”,阿曼图·蒙贝卡·塞里塔尼亚(kata Armantyo membuka ceritnya),“塞拉拉·塞布兰·库·希德普·迪·杰雷亚·杨·迪贾迪坎·塞巴盖·巴拉克·彭古森”。 Setiap malam aku selalu menangis。 Suster-suster gereja selalu menceritakan Sinterklas untuk menghiburku。”
“哦,马夫。 阿库tidak tahu,” jawab Keumala。 Dalam batin ia meneruskan kalimatnya,“ Begitu juga kamu tidak tahu”。 Setelah rapat kecil terakhir itu,奥兰扬·本丹丹·米里普·辛特克拉斯(Ayahku dibunuh di depan Mataku oleh)。
睡美人乐队Nighwist sudah tidak terdengar lagi。Berbarengan dengan颚木terakhir Keumala itu,gerimis balok es kecil mulai turun dari langit dan lagu。 Keduanya seolah menjadi gerbang pembuka bagi hawa dingin yang mulai dirasakan Keumala dan Armantyo。 Seketika Armantyo,Sementara Keumala meminum生姜Alenya。 Setelah minum,塞莱拉·贝拉拉普·达帕特·孟布特·奥布罗兰·恩图克·蒙加格坎·苏亚萨纳。 Tapi mereka萨拉赫。 Hanya segelas ale yang mampu melakukan itu。