(Randi Arif Ananda的#30DayWriting挑战系列)
Walaupun kau tidak pernah membicarakannya,namun aku yakin kau sedang dalam suasana hati yang tidak bagus。
Aku menulis surat ini saat aku terbangun dalam jam-jam muram。 Jam Jimana suara anjing melolong dengan kisikan suara jangkrik –扬menurutku mirip seperti sebuah pertunjukan musik klasik,setidaknya menurutku。
Satu pertanyaan; 杨穆尔萨特·阿库·梅米基尔坎木。 阿帕考玛拉?
恩塔拉。 Aku hanya bisa menduga-duganya,Namun akhir-akhir ini kau diam – seperti keheningan panjang yang ditimbulkan dua benta yang Bergetar hebat。
Dua hari yang lalu,saat aku terjaga karena dinginya udara malam yang menancapkan belati dingin ke dalam belikatku,yang kadang kala mengharuskanku memakai dua buah selimut dan sepasang kaus kaki hangat,aku menyadari sesua kenapa tak ada kabar darimu?
Aku langsung mengenyahkan pikiran yang tidak-tidak itu dan menarik sebuah kesimpulan; Mungkin,Karena Kau Sibuk。
Dan,Malam Ini aku Merasa ada Susuatu Yang Tidak Beres Dengan Heningnya kabarmu?
Kemana saja kau?
Begini,杨·哈鲁斯·考塔胡。 Aku tidak bermaksud untuk merayumu dengan kata-kata indah yang bisa saja kutulis,atau dengan – apa yang kau sebut sebagai’Pemberian jika ada maunya saja’
Aku menulis surat ini dalam keadaan sadar。 Sesadar-sadarnya,dengan logikaku yang kadang-kadang tidak logis namun beralasan kuat,karena beberapa fakta yang akhir-akhir ini mulai kusadari。
Pertama,aku tahu kau sibuk。 Terakhir kali kau menelpon –卡劳·提达克·萨拉赫·图·哈里·塞宁(kalau tidak salah itu hari senin) Jadi aku memaklumi jika hari selasa kau tidak menelpon untuk sekedar menanyakan kabar。
Kedua,hari selanjutnya,ketika kau tidak menelponku,aku masih beranggapan mungkin kau masih capek。 Dalam hal ini,aku juga beranggapan kau masih punya beberapa urusan yang harus dibereskan。
Hari kamis,aku jadi mulai bertanya-tanya kenapa masih tidak ada tanda-tanda tentang dirimu。 Namun,karena hari kamis aku juga lumayan sibuk,karena harus mengurus beberapa hal soul urusanku aku pun yang cukup membuatku pusing。
Hari Jum’at,aku terbangun dengan hati muram。 Merindukanmu,dalam selimutku yang kusut dengan telepon genggam disisiku,mengharapkan kau akan mengucapkan selamat pagi atau apa,Namun hasilnya nihil。 Dan,di waktu itu aku jadi bertanya-tanya,apakah kau marah kepadaku?
Jika Kau Marah Kepadaku,阿帕·塞巴布亚
Dan sebab mushabab ini yang membuatku muram。
Aku pernah membaca sebuah larik yang berbunyi seperti ini;
Felix qui potuit rerum coqnoscere causas。
‘Berbahagialah orang yang memahami sebab mushabab segala sesuatu’
丹·恩塔加·孟加帕·达兰·卡苏斯·库图·马苏克·阿卡 Aku tidak tahu sebabnya dan itu juga yang mungkin membuatku muram。 Karena aku tidak tahu,apa yang membuat kau marah,aku jadi memikirkannya seharian ini。
Aku menyadari satu hal; 阿达·塞苏阿图·杨·贝鲁巴。
Setiap perubahan adalah sesuatu yang bagus。
Jika Perubahan itu membuat suatu perubahan yang bagus maka semua usaha yang dilakukan tidak sia-sia,jika sebaliknya maka usaha tersebut belum membuahkan hasil maka perubahan yang dirindukan masih lamlam pronas“ peninjauan”提达克·阿达·扬·扬·贾图·坦帕·伊辛·桑彭佩塔。
Dan sekiranya kita pernah mendengar bahwa hati manusia bisa dibolak-balik oleh-NYa dan anehnya kita tidak terima terhadap perubahan orang-orang disekitar kita。
Juga orang-orang yang pernah dekat menjauh,dan yang dulu menjauh sekarang mendekat。
阿达·扬·阿辛·门贾迪(Ada Yang Asing Menjadi)
北大鲁巴。 Tandanya kita隐藏。
Orang-orang disekitar kita berubah danmereka juga hidup。
Ulat yang lucu pun ingin juga berubah jadi kupu-kupu yang cantik
Tapi aku tidak akan berubah terhadapmu。 Setidaknya perasaanku dari dulu hingga sekarang akan berubah,namun aku jamin tidak hilang
Aku ingin jika kau jatuh kau berdoa agar aku bisa membantumu
Dan lalu kita berdua bisa mengerti bahwa berubah itu perlu,namun kita hanya perlu meyakinkan bahwa jika pun ada yang yang berubah namun kita tetaplah orang yang sama。
Hubungi aku jika kau sudah tidak pilu。