#ceritailham

Dia Terbangun ditengah sunyinya malam。
Berharap bahwa di dalam kesyunyian itu mendapatkan sesuatu yang membahagiakan。
Ditemukanlah sepucuk surat yang tergeletak di bawah pintu kamarnya。 Dia gamgam surat itu perlahan dan masih berharap,bahwa di dalam surat itu terdapat sebuah kabar bahagia。
Surat itu kemudian dibukanya。 Kedua mata dia tiba —蒂巴·特布卡·勒巴尔(tiba terbuka lebar),比比尔·凯西里·曼尼库克·特森尼(bibir kecilnya menekuk tersenyum),丹·哈蒂尼亚·特里哈特·巴哈吉。 Bahagia ketika dia melihat dari siapa pengirim dari surat itu。
Ternyata ..
Berasal dari seseorang yang diasayangi dan bertuliskan,
“明天见。”
Tidak喇嘛Setelah itu,Diamencoba untuk Menghubunginya。
Menghubungi orang yang dia sayang。
Benar saja,ternyata orang tersebut memang berencana berkunjung ke tempatnya。 Raut wajahnya pun semakin terlihat kegirangan dan bahagia。
Namun,ada sebuah kekecewaan yang cukup mendalam akhirnya。
Dia bertanya,
“ Bagaimana kamu pulang kembali?”
“ Naik apa?”
Kemudian orang yang dia sayangi menjawab,
“阿库(Aku melewati)贾兰·莱恩(Bakama Dirinya)。”
嗯
Bersama orang lain yang sedang mengisi hatinya hingga saat ini。
–塞基安–