Kafka dan Tiga Cerita Alternatif Prometheus

Barangkali nama Franz Kafka sudah tidak asing bagi sebagian orang。 Karya-karyanya,baik berupa cerita pendek maupun小说,menggambarkan absurditas yang demikian pekat,kemuraman yang begitu langgeng,bikin pening,dan keterperangkapan manusia dalam rupa-rupa situasi hidup yang sulit dipah。

Kafka dan pesimisme kiranya tidak dapat dipisahkan,seperti halnya tragedi dan kutukan abadi。 Kurt Vonnegut,seorang penulis komedi gelap,menggambarkan cerita-cerita Kafka sebagai panggung tokoh utama yang nasibnya merosot,bahkan di bawah garis semenjana sejak awal。

Dengan wawasan dunia kepengarangan demikian,tentu tidak pada tempatnya jika heran mengetahui bahwa ada cerita tragedi Prometheus di antara keping-keping cerita pendek dan setapak tangan yang ia tulis。

达拉姆· 普罗米修斯 ,卡夫卡·孟买·贾加拉·塞里塔·特罗米蒂斯·普罗米修斯·桑坦·泰坦。 Ia menulis ketiganya secara ringkas tanpa perlu patuh pada hukum tertentu,半决赛konsekuensi dan sebab yang mendahuluinya。 Ini gaya Kafka sekali —杨·巴坎·克穆迪安·迪肯纳尔·丹根·卡塔·西法特·卡夫卡斯克。

Prometheus merupakan tokoh mitologi Yunani yang dikutuk oleh Zeus karena mencuri api miliknya yang disembunyikan dari manusia。 Konon api ini ditafsir sebagai personifikasi dari pengetahuan。 Api curian itu ia是berikan kepada manusia,konon sejak itulah manusia baru mulai dapat berpengetahuan。

宙斯sang raja para dewa dalam mitologi Yunani itu menghukum Prometheus dengan mengikatnya pada sebuah batu di gunung wilayah Kaukasia。 Selama dibelenggu di sana,perutnya digerogoti sampai habis oleh burung elang。

Bekas lukanya akan pulih dan perutnya akan terbentuk kembali untuk kemudian digerogoti kembali juga sampai habis oleh burung elang。 Dan seterusnya berulang德米肯人,阿巴迪。

Baginya kematian akan lebih baik daripada harus menjalani kutukan abadi itu。 Namun pada akhirnya Prometheus diselamatkan oleh Heracles atau yang lebih dikenal dengan Hercules。

Itu ceritagenerik dan otoritatif dari tragedi Prometheus。 Sedangkan cerita alternatif pertama dari Kafka bunyinya begini, Prometheus,yang didorong oleh rasa sakit akibat patukan paruh elang,menekan dirinya sendiri semakin dalam pada karang hingga ia menjadi satu dengan karang itu

泰拉(Telah)反对巴瓦·纳西卜(Bahwa nasib)和乌塔玛·达拉姆·达拉姆·塞里塔(cerita-cerita) Melalui cerita alternatif pertama ini,图片:tokoh utama selalu pesimistis dan bernasib merosot dan untuk itu tak memerlukan bantuan siapapun。

Prometheus versi Kafka tidak akan diselamatkan oleh Hercules。 Ia sudah mampu menyelamatkan dirinya sendiri dengan menyatu dengan batu。 Seperti Tokoh-tokoh Kafka lainnya,ia sudah cukup matang untuk menghadapi dan menyelesaikan kegetiran hidup sendirian。

Apakah menyatu dengan batu berarti Kafka menghindari penderitaan dari kutukan abadi吗? Jawabnya boleh jadi tidak。 Justru Kafka,yang sudah sangat berkomitmen pada penderitaan,menginginkan penderitaan yang lebih abadi lagi。

Kafka sudah tahu bahwa suatu hari Hercules akan datang dan menyelematkan普罗米修斯。 Sehingga menyatu dengan batu akan membuat penderitaannya lebih abadi karena tak ada seorang atau sedewa pun yang perlu membantunya。 Ia telah memilih jalannya sendiri menjadi batu。

Dengan begitu,selayaknya batu karang di gunung,ia mungkin akan bertahan hingga saat ini。 Burung elang tidak akan menggerogotinya。 Tetapi ia akan menderita kedinginan,kepanasan,jika ada orang iseng mungkin akan dikencingi atau dicoret-coret,menjadi tempat duduk hantu,atau lebih buruk lagi dijadikan bahan bangunan。

Kemudian alternatif yang kedua,Kafka menulis, pengkhianatannya dilupakan setelah ribuan tahun berlalu,dilupakan oleh para dewa,elang和dan oleh dirinya sendiri

Nasib Prometheus dalam versi ini lebih membingungkan lagi — artinya semakin Kafka pula。 Jadi setelah penderitaan dari kutukan itu berlangsung selama ribuan tahun,宙斯,burung elang,dan Prometheus sendiri melupakan perbuatan kurang ajarnya itu。 Apakah artinya perbuatan berdosa kepada Zeus itu dimaafkan? Belum tentu demikian。

Tetapi apakah ia sendiri perlu pemaafan dari Zeus,sementara ia dan Zeus pun sudah melupakan pengkhianatannya? Ini bukan berarti semuanya kembali dari nol。 Dia akan hidup penuh kebosanan dengan tetap terikat pada batu,sebab Zeus hanya melupakan kesalahannya,bukan membebaskkannya dari belenggu itu。

赫拉克勒斯·彭克穆德·蒙金·提达克·梅拉萨·佩卢·门拉梅坎·普罗米修斯·卡雷纳·普雷米斯 大力神hanya akan menyelamatkannya jika Zeus,埃兰,普罗米修斯·森迪里·蒂达克·梅卢帕坎·彭吉亚纳坦。

Komitmen Kafka pada penderitaan dalam versi ini,selain dalam bentuk kebosanan,Adalah Prometheus akan menjadi tontonan publik。 Tentu lucu bahwa ada dewa yang terikat pada sebongkah batu dan tidak bisa berbuat apapun。

Coba umpamakan和Anda melihat seorang dewa terikat di tiang listrik dan tak bisa berbuat apapun。 Jangan-jangan malah disangka maling atau orang gila yang ditangkap karena mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat。 Merosotlah derajat dewa itu。

Pertanyaannya,apakah akan ada orang yang menemukan Prometheus yang berada di gunung di Kaukasia itu? Dan,apakah burung elang berhenti menggerogoti perutnya meski sudah melupakan kesalahan Prometheus吗?

Penderitaan lainnya ialah pada skala yang lebih besar,yaitu terjadinya kekacauan di dunia para dewa。 Pengkhianatan kerap dipandang sebagai kesalahan帕林berat。 Sehingga melupakan kesalahan itu berarti akan dengan mudah melupakan kesalahan-kesalahan lainnya pada skala yang lebih ringan。

Maka hukum yang berlaku bagi semua akan dianggap tidak lagi berlaku。 Para dewa akan menerapkan hukumnya masing-masing。 Terjadi konflik komunal。

Konsekuensinya Mungkin ada empat: pertama ,kehancuran semua; kedua ,muncul satu dewa yang menang dan menerapkan hukumnya; 肯蒂加语 ,阿肯色合谐 keempat ,prompeus yang ketiga, tiap orang mulai lelah dengan skandal yang tak bermakna ini

Para dewa lelah,elang lelah,dan lukanya pun menutup diri dengan lelah。 Yang tersisa hanya bongkahan karang yang tidak dapat dipahami itu。 Legenda mencoba menjelaskan YANG Tak Terpahami。 Karena berasal dari lapisan kebenaran,pada akhirnya legenda pun menjadi tak terpahami。

Begitu kira-kira ketiga jalan cerita alternatif yang ditawarkan oleh Kafka tentang tragedi kutukan abadi Prometheus。

Seperti halnya Kierkegaard,Kafka paham benar bahwa dunia kehidupan bukan tempat bagi hadirnya kepastian di mana segala sesuatunya menjadi dapat dipahami。 Kenisbian ini rahim dari penderitaan(dan juga kebebasan)—杨terkadang begitu asingnya hingga membuat manusia sulit memahami antara杨aktual,efek samping,dan ilusi。

Kepastian bukanlah apa-apa kecuali soul lahir dan mati。 Sebesar dan sesuci apapun mencintai kepastian,keberadaan manusia tetaplah hamba dari sang kehidupan yang enigmatik。

Kopestian memang omong kosong yang menyenangkan。 莫代尔·巴瓦·科帕斯蒂安·莫桑·科松·阿达拉·杨·丹甘·桑加特·比贾克·丹·马鲁·马鲁·曼努西亚·通朱克坎·塞巴盖着散文。