
Deny,atau Den begitu saja,seperti sapaan teman-teman kepadanya,sebelum terpenjara di gedung rehab adalah seorang peselancar专业。 Lokal maupun nas dan hamampir menyentuh国际。 Menurut cerita yang pernah menjenguknya,Den semakin tak waras,dia bicara tak tentu maksud dan ketika dibantu mengembalikan fokusnya dia malah semakin berhalusinasi。 “ Kau melihatnya?” tanyanya tiba-tiba,menenjuk seorang perawat perempuan dengan matanya。 “ Dia Adalah polisi yang sedang menyamar。 Cepat kabur —苦瓜— lewat pintu belakang。 Berlagaklah kebelet pipis。 英加特(Ingat),平图贝拉坎(pintu belakang),平图达拉拉特(pintu darurat)。 Kalau Tidak,dia akan mencegatmu di大厅。” Katanya lirih。 Beberapa teman akan balik arah,serta-merta menurutinya pulang menuju pintu belakang琼脂tak membuatnya lebih gila。 Sebagian lain,yang membencinya,akan menggodanya。 “ Bukan,dia bukan polisi。 迪亚·马莱卡特·彭卡布特·尼瓦(Diawa malaikat pencabut nyawa)。 Dia takut malaikat pencabut nyawa。
Malaikat itu pertama kali datang saat pertama kali Den ditinggal pacarnya,saat Den menenggak satu strip obat sekaligus didorong anggur merah diselingi isapan ganja。 Dia mencoba tidak tidur,menikmati efek melayang,serta mengunyah rasa perh ditinggalkan。 Hampir tiga hari dia tetap terjaga。 潘当妮·孟加伯。 Matanya pedih。 Dia kira akan segera mati setelah berhadapan dengantubuh yang dibalut kain hitam yang membawa palu godam seberat利马公斤-yang sedia setiap saat menghantam batok kepalanya。 Saat itu waktu berjalan lambat,dia merasa seharian penuh di ambang batas hidup dan mati。 Di pojok ruangan,Den meringkuk,keringat dingin mengaliri sekujur tubuhnya。 Dia tidak takut mati,hanya saja,mengarungi waktu imajiner 24 jam bersama malaikat pencabut nyawa amat menyeramkan。
Di kamarnya,Den berdiri di atas papan,sedikit membungkuk seolah menghindari gulungan ombak di atasnya。 Dia selalu ingin kembali meluncur。 Dia rindu semua hal tentangnya。 Membelah kerumunan penonton dan penggemarnya,menggosokkan lilin,berenang ke tengah,menunggu ombak besar dan seketika berdiri setelah mendapatkannya。 迪亚塔斯登上领奖台,特罗菲·塞拉亚·门尼巴克坎·拉姆布·贡多尼,杨·朗格特·科贝拉康。 Esok hari,记者majalah olahraga和阿肯色大唐丹mewawancarainya。 Tetapi,semua itu tak akan terjadi,kecuali hanya halusinasi setelah dia menenggak obat rehab dengan dosis yang lebih tinggi。
Oleh karenanya,setiap kali Den merasa dirinya gagal,dia kan selalu dan selalu menyalahkan mantan pacarnya。 八景安! 巴静安! 巴静安! 安静 邦帕!