迈克尔(Michael),法蒂玛(Fatimah),丹·西波蓬(Sepotong)伊坎·阿辛(Ikan Asin)

Arsip tanpanama.id 2017年11月18日


Setahun berlalu。 Kucing saya Michael(Bukan Michael Jarda认为杨sudah tidak revolusioner itu:D)sepertinya sudah bisa 继续前进 dari Madonna(Bukan Madonna yang mbikin认为很难死 )。 Dia sekarang sudah mulai membuka hati dengan kucing-kucing baru。 Perjalanan hidup memang tidak ada yang tahu。 Siapa sangka,Michael Yang dulu Seleranya kucing-kucing yang sok keminggrisan sekarang pacaran dengan kucing kampung milik tetangga saya。

Beberapa bulan sejak putus dengan麦当娜hidup Michael sepertinya memang seakan-akan sudah hancur。 Dia jarang makan。 Badannya kurus dan bulu-bulu di badannya sudah mulai rontok。 Kasihan sekali saya melihat Michael waktu itu。

Saya sudah coba membawa permasalahan ini ke pengadilan kucing。 Tapi tak ada solusi di sana。 Michael tetap saja menjalani hidup dengan luka di dadanya。 塔皮粉刺。 阿达·索索(Ada sosok)法蒂玛(Kingung Kampung berwarna kuning keemasan yang selalu menghibur Michael)

Setiap hari Fatimah membawakan potongan ikan asin untuk si Michael。 Walaupun dia tahu kalau sebenanya Michael tak biasa makan makanan seperti itu。 塔皮·阿帕拉·达亚(Tapi Apalah Daya),迈克尔·法蒂玛(Fatimah untuk Menghibur si Michael)

新罕布什尔州法蒂玛(Hat Fatiah)法蒂玛(Fatimah)宗教信仰。 Ikan Asin Yang Dibawa Fatimah Memang Tidak Ikan Asin utuh。 Terkadang hanya kepalanya saja atau kalau beruntung dia membawa ikan asin yang setengah utuh,masih ada dagingnya。

Pernah suatu waktu saya bertanya kepada Fatimah soal di mana sebenarnya dia dapatkan ikan asin yang dia dia bawa itu? 法蒂玛(Fatimah Menjawab),丹根·塞迪奇·贝塞里塔(dengan sedikit bercerita)。 Itu adalah ikan asin penuh perjuangan。 Saya mendapatkannya dari mengemis kepada manusia。

Sebenarnya saya malu melakukannya。 Saya harus mengibas-ngibaskan ekor saya,mengelus-ngeluskan bulu halus saya ke kaki orang-orang yang sedang makan。 Memeong dengan lembutnya,hanya untuk mendapatkan sepotong ikan asin yang sebenarnya manusia tidak suka memakannya。

Saya Pernah Mendapat Kabar Dari搜寻者kucing di rumah makan。 Dia bercerita,kalau sebenarnya ikan asin itu hanya pelengkap dalam menu makanan manusia kalau membeli nasi bungkus。 Sama derajatnya dengan terong dan daun pucuk ubi

塔皮·恩塔·肯纳帕(Tapi entah kenapa)

“ Ketika mengemis makanan,tak jarang saya mendapatkan perlakuan kasar dari manusia yang saya temui。 Untung-unungsaya hanya ditendang,terkadang kalau sedang sial saya dilempari pakai sendal jepit atau pakai batu。 Tapi untunglah kami punya banyak nyawa untuk hidup。 Manusia mengira kami hanya punya tujuh nyawa。 Tapi sebenarnya jumlah nyawa kucing tidak semuanya sama,ada yang 10,11,12 dan ada juga yang dibawah tujuh,tapi tidak kurang dari lima。 Dulu Pada Zaman Mesir Kuno Kucing-kucing bahkan punya 1000 nyawa。 Setelah dilempari,terkadang kami sering mengejek manusia-manusia itu。 Mereka lamban sekali。 Gerakan mereka bahkan lebih lamban dari kucing-kucing yang sudah uzur。 Tapi ya tetap saja,perlakuan itu membuat kami tidak nyaman。”

Kembali ke soal makanan,saya berpikir kalau manusia itu memang sangat aneh。

肯纳帕·蒂达克(Kenapa tidak),米勒卡·塞林(halika sering),加里·姆珀尔·玛萨拉玛(kani mempermasalahkan)哈尔·哈尔·杨(hal-hal yang tidak penting),塔皮·迪安姆(tapi diam dengan sesuatu yang)

Contohnya saja ikan asin tadi,mereka begitu getol mengusir kami。 Padahal itu Kan cuman ikan asin。
Entahlah,saya memang tidak begitu banyak tahu肥皂水。

“ Ada juga yang membuat saya heran dengan manusia,mereka sering membanding-bandingkan kami sebagai寻求者kucing。 Manusia memang kaum pemecah belah。 Mereka membuat kami seakan berkasta-kasta。 Ada kucing达里·科图鲁南priyai ada juga kucing甘榜比斯达。 Padahal kan sebenanrnya tidak seperti Itu。 Di dunia perkucingan kami semua sama,tidak ada batas antara ras,warna bulu,dan juga perawakan。

Tugas kami adalah memburu tikus,itu sudah kodrat yg diberikan tuhan kepada kami。 Kenapa tikus? Entahlah,蒙古国。 Tapi yang terjadi sekarang manusia malah ikut campur dan membuat kami terkotak-kotak。 Kucing dengan bulu lebat dan wajah lucu dianggap sebagai kucing杨punya derajat lebih tinggi dari kucing-kucing seperti kami。

Padahal itu kan hanya perbedaan ras。 Manusia kemudian menghiasi mereka dengan bedak dan lipstik。 Membuat mereka menjadi seperti badut lamban dan gendut。 Apakah manusia peduli? 提达克 法蒂玛·克穆迪·孟盖拉·纳法斯(Fatimah kemudian menghela nafas)

Saya hanya terdiam mendengarkan ceritanya。 Tak berani saya berkomentar banyak。 Saya melihat kepala ikan asin yang sedari tadi tergeletak di lantai。

“胖子,apa kamu sudah makan吗?”贝塔尼亚·凯帕达·法蒂玛(sayfa bertanya kepada Fatimah)说。

“ Saya sedang tak nafsu makan” jawab Fatimah singkat。

“ Kau makanlah agak sedikit。 Tak baik untuk kucing betina sepertimu tidak makan seharian”

“ Untuk Michael tak usah kau pikirkan,nanti aku belikan ikan asin yang agak enak di pasar。 Untukmu juga”

Fatimah menatap wajah saya,印度裔男子nemenatap dengan nikmatnya kepala ikan asin tadi。 Sejenak saya elus kepalanya,lalu pergi ke belakang。

Di perjalanan saya kepikiran kata-kata法蒂玛。 Apakah benar manusia sejahat itu? Jauh saya berpikir。 Tiba-tiba saya mendengar si Michael memeong dari dalam kandang。

Terdiam saya sejenak。

Ternyata tidak hanya kucing杨tidak mengerti肥皂水。 Manusiapun terkadang tidak mengerti dengan apa yang mereka perbuat。

Saya lepaskan Michael dari kandang。 Saya beli nasi Bungkus dengan sambal ikan asin versi doble。 Kemudian kami menyantapnya bertiga dengan nikmat。