

Aku adalah manusia yang hidup dari ilusi-ilusi masyarakat urban。 萨班·哈里(Saban Hari),电视上的melalui电视,阿库·曼尼亚克西坎·巴盖玛娜(Aku menyaksikan bagaimana kehidupan kota yang gemerlap),佩辛塔(Percintaan berbalut duka-nestapa)戏剧,丹·佩雷布坦·哈塔keluarga。 Ketika电影dan sinetron melempar tubuh mungilku pada imaji modernitas kehidupan。 Di dalamnya,aku mengenal道德的杨sama sekali baru。 Kemudian,iklan memberihara harapan-harapan untuk menjadi manusia理想lewat produk sabun,pencuci wajah,dan pasta gigi。
达拉电视台,塞加拉·凯希杜潘·蒂巴·蒂巴·门贾迪·塞巴·希塔姆·普蒂赫。 Kebaikan bisa diukur secara lahiriah dan batiniah,lalu kejahatan seperti bayangan yang menyusup dari celah-celah kasih sayang。 Sinetron Bisa Menampilkan sosok Ibu yang gemar menyiksa anak tirinya cuma karena rebutan rumah。
电影cenderung lebih kompleks,kadang menghadirkan fenomena yang abu-abu。 Kejahatan dan kebaikan selalu memiliki pembenaran。 南门(Namun),白影电影公司(Maupun Sinetron),理想主义者(Sama-Sama Menstandardisasi Idealitas)。 Dan Aku diam-diam patuh pada standardisasi itu。
Sebenarnya,dalam kehidupan pun Aku merasa orang-orang telah terjebak pada standardisasi televisi。 Kecantikan jaman sekarang dinilai lewat seberapa putih kulit perempuan dan seramping apa tubuhnya。 Dengan standardisasi itu,para pengusaha berlomba-lomba menawarkan kecantikan yang diupayakan melalui kosmetik serta baju beraneka模型。
- Um lugarmaníacoe feliz —排名第1
- 阿贝托湖
- 放松
- OTRASHÉBRIDAS–克里斯蒂娜LL –中
- Souma Realidades quasefictíciasde uma vida itinerante
Pada pola pikir,Aku menyaksikan begitu banyak orang mendamba cinta yang erotis。 电影放映机,电影《凯特·帕卡兰》,《绝地求生》,《 kemajuan peradaban》。 Maka percintaan pun telah melampui tubuh serta perasaan。 Ia menjadi sesuatu yang tak terdefinisi di balik desah nafas persetubuhan。
Dalam keadaan demikian,Aku pernah percaya bahwa sekolah阿肯州孟加迪tempat untuk menemukan hal-hal baru di luar standardisasi televisi。 南门(Namun),阿库(ru)鲁帕尼亚(Kruru) Di sekolah,guru adalah raja yang enggan turun dari takhta。 蒂达·塞卡利普顿(Tidak Sekalipun),巴坎·恩图克·塞卡达·梅拉沙坎·凯达安·拉基尼亚。 Dipikiran mereka,卡米伊妮娜·帕拉·穆里德·贝卢姆·比沙·梅嫩图坎·贾兰·希杜普·森迪里。 Sehingga,kalau ingin hidup selamat,maka pertama-tama kami mesti patuh sepatuh-patuhnya terhadap大师。 丹·特鲁塔玛(Dan terutama),《白雪公主》。
纳蒙(Namun),库瓦吉班(kewajiban)结构菜单,甘地琼脂(geami) Kami juga ikut membiayai pembangunan gedung。 伊图贝卢姆·泰尔马苏克·塔里坎·达纳·凯贾坦·凯贾坦·ekstrakulikuler。 Meski begitu,Aku tidak merasa ada masalah,karena semuanya cukup masuk akal。
Tapi,kadangkala,Aku juga merasa menjadi domba yang sekadar bisa menurut walaupun tahu tubuhnya sendiri sedang seks dieitaploitasi。 Bagaimana tidak? Bukankah seharusnya dengan guang yang tak sedikit itu,kami mestinya diajak untuk menjelajahi padang pengetahuan? Bukan terus-menerus tersekat dalam kelas dengan tugas yang sama sekali荒唐dan membosankan:“ menyalin teks yang ada dalam modul。”
Alih-alih bisa menyaksikan padang pengetahuan yang luas sehingga dapat terbebas dari belenggu televisi,Aku justru merasa dikekang dalam kandang yang pengap。 坦帕鼻窦。 Kangang itu adalah kerangka silabus yang ajeg。 Disitu,Aku hanya punya dua pilihan:伯塔汉·丹根·门登加尔坎omongan manusia-manusia konservatif ini sembari Mengerjakan segala tugas-tugas absurdnya? Atau tersingkir dari ruang pendidikan bernama kelas dan berakhir menjadi jongos belia taipan-taipan ibukota。
Menjadi manusia ternak,布坎汉尼亚membosankan melainkan juga memuakkan。 梅瑞卡·杨(Mereka Yang Ingin)Berpikir berbeda mesti siap-siap terkucil dari kaca mata sang guru。 Karena di sini,kau mesti seragam,kau mesti menjadigenerasimu dengan konsep-konsep pengetahuangenelus dulu lengkap beserta pola pikirnya mengenai kesejahteraan隐藏。 Tak ada Yang Lain。
Di tengah keadaan sial itu,电视和广播电视。 Benda itu menjadi satu-satunya penenang jiwaku di rumah。 Bagai Kotak Ajaib Pandora。 Ia acap kali membawaku melintasi ruang waktu untuk bertemu dengan orang-orang dari masa lalu。 Dari televisi,Aku mengenal Soekarno dan pidato proklamasi yang berkumandang rutin di kala fajar menyingsing。 Aku juga mengetahui,达拉姆邦bangsa ini pernah ada partai bernama PKI yang sampai saat ini masih ditakuti。
Dengan televisi Aku比利时人。 Menyelam Hingga Mencapai dasar samudera untuk menjumput mutiara-mutiara。 Sesekali Aku menjadi kafilah padang pasir yang berkelana ke berbagai tempat。 Bahkan Aku pernah menjadi burung yang terbang bebas kala senja。 Menyaksikan matahari terbenam桑比尔menyibak awan dengan sayap-sayapku。 Televisi benar-benar menyajikan dunai hanya melalui koneksi antara visual dan mata。
Lalu Aku memutuskan menjadi seseorang yang hidup di tengah batas antara ilusi dan realitas。 那慕(Namun),阿库(Aku) Tidak di salah satu maupun keduanya。 Aku punya tempat lain。 Dan itu adalah nalarku sendiri。
是的,d sana singgasana hanya milikku。 Ruang pengetahuan yang tidak terjamah,bakkan oleh guru-guru absurd di sekolahku itu。 Aku besyukur sekaligus原是。 Satu sisi,ruin inkan,terus steril dari pengaruh-pengaruh yang tak kuinginkan。 Tetapi di sisi lain,ruang ini,tidak bisa tidak,menyisakan sinisme dalam hidupku dan ketakutan terhadap bayang-bayang standardisasi。
Akibatnya,Aku tidak mudah percaya atas apa yang,Aku lihat,Enthu itu di kehidupan maupun televisi。 Tetapi Aku menikmati keduanya sebagai suatu kepedihan dan kesunyian yang sublim。 Begitul,Betul-betul,Membentuk eksistensi baru,Jarak antara aku serta dua konsepsi realitas-imaji itu。
Aku berteman dengan anak-anak sebayaku semata-mata untuk memenuhi hasrat petualangan yang sebetulnya terbentuk jauh dalam lingkar imaji。 Ketika mewujudkannya ke dalam realitas,Aku bergerak dengan perasaan hampa。 Bagaikan pelacur yang tak menikmati persetubuhannya sendiri。
巴吉库(Hasrat hanya ada di alam nalar)。 电视连续剧情节的真实写生-扬·贾拉尼·曼本图克的情节。 Aku begitu bahagia kala hidupku dirundung古拉纳。 Ketika memiliki perselisihan dengan seorang teman,aku anggap itu merupakan戏剧。 Ketika sedang bertengkar dengan gadis karena masalah percintaan remaja,Aku menikmatinya sebagai sebuah romantika。 Aku pedih,tetapi aku bersyukur ketika semua kejadian-kejadian sedih menerpaku。
Tanpa semua戏剧kehidupan itu,Aku merasa eksistensiku tiada bermakna。 Pernah dalam satu minggu,Aku merasa hidupku biasa-biasa saja。 Aku mengikuti pelajaran sekolah sebagaimana mestinya。 Guru-guruku tetap membosankan。 Metode belajar dan tugas yang diberikan masih sama。 Tidak Pembaruan,Tidak Ada Kebaruan。
Pun ketika bermain dengan teman-teman,Aku merasa hanya mengulang permainan-permainan saja。 Tidak ada konflik baru dalam kegiatan itu。 Ini betul-betul menjengkelkan。 Aku seperti kehabisan插曲隐藏。 Parahnya,Aku mengalami hal ini tidak hanya sekali。 Maka di kemudian hari,Aku menyebut saat-saat seperti ini sebagai saat hidup yang tak berkualitas。 比亚萨尼亚(Biasanya),阿库(Aku)Menghabiskan航空局
Entamp sampai kapan Aku akan hidup seperti ini。 Segala hal yang realita itu adalah Drama di kepalaku。 Ketika sesekali keluar,memandang hamparan sawah maupun bentangan laut,Aku menatapnya dengan penuh perasaan戏剧。 Tetapi jauh di dalam hatiku sendiri,aku tidak pernah menganggap perasaanku itu sebagai realita。
Karena perasaan电视剧yang aku miliki hanyalah sebongkah batu yang telah terendam dalam imaji televisi。 双关语,saat ini,ketika aku merasa jatuh cinta pada seseorang。 Aku sendiri bertanya pada diriku,“ apa ini cinta yang realita ataukah cinta yang telah distandardisasi?”
日惹,2017
Cerpen ini ditulis setelah menamatkan小说“ Kata-Kata” karya Jean Paul Sartre。