雪兰山脉(Seorang Penulis)Yang Halus Perasaannya

“萨扬,ceritakanlah padaku tentang kisah si penulis,” ujarmu痛处。

Aku melihatmu geli。 “塔皮坎(Tapi kan),考苏达(Kau Sudah Mendengarnya)Terlalu Sering Tidakkah kau jenuh?”

达·达·贾巴班·阿帕·阿帕·达里木selain mata yang berpenjar dan gerak tangan yang memintaku mulai bercerita。 Kita begitu lucu,pikirku saat itu,selalu tak lelah pada dongeng dan kisah-kisah。 Apakah memang seluruh manusia seharusnya demikian?

“是的,拜拉,”阿库·伯德汉(Ak berdeham),迈拉帕斯·拉萨·达·恩纳克·迪·滕戈罗坎(琼脂) Kulihat kau membetulkan posisi dudukmu dan menghadap aku,kaki kita saling bersentuh,dan沙发ruang tamu berkulit cokelat ini merasakan kehangatan taut hati dan tubuh kita。 罗,赛扬,登加拉,乌卡普达兰·哈蒂。 “ Bertahun-tahun lalu,sewaktu bahasa dan kata bal belu terlalu bersahabat dengan manusia,tersebutlah seorang penulis yang dulu tentu belum tahu bahwa ia dapat menyebut dirinya sendiri penulis。 Ia hanya manusia biasa,tanpa pengetahuan tentang adanya pena,dan belum terdapat kedekatan dengan tulisan di hatinya; dan ia merasa ada yang salah dan kurang dengan jiwanya。 Ia tak pernah tenang,dan selalu merasa butuh untuk mengeluarkan rasa-rasa yang ada di hatinya,Namun tak tau bagaimana caranya,dan tak mengerti pula apa yang harus ia ungkapkan…”

Matamu bekerjap,Natal di malam dua puluh empat Desember。 Riang dan hangat,熟悉的dan teduh。 “ Aku suka sekali kisah ini,sayang,lanjutkanlah。” Hening malam lalu patuh pada ucapanmu dan kian memberikan aku panggung。 Barangkali malam pun dapat juga jatuh pada lelaki macam kau …

Aku tertawa kecil membayangkannya,sembari menyentuh kedua pipiku yang hangat sebelum kemudian melanjutkan kisah。 “ Ya,akhirnya pergilah ia dalam sebuah perjalanan mencari hal tersebut,yang ia tak tahu apa,dan tentunya belum ia sadari,namun bisalah sekarang kita sebut sebagai perjalanan mencari titik temu dirinya dan kesadaran menjadi。

“ Setelah berjalan selama beberapa waktu dalam gamang dan hati tak lapang,sampailah ia pada sebuah,podokan kecil di desa sebelah,kira-kira sekitar tiga hari jauhnya dari rumahnya。 Pondokan ini awalnya terlihat tak istimewa seperti poolokan pada umumnya,dengan kayu cokelat gelap disusun ke samping sebagai temboknya,dan jerami-jerami kasat sebagai atapnya。 Ukurannya pun tak terlalu besar dan tak terlalu kecil — semua nampak terlalu biasa。 Namun si penulis seperti melihat sesuatu yang menarik —扬·伊·拉萨坎·达帕特·孟买顿·门格卢拉坎·拉萨·塔克·纳曼·杨·博盖默鲁·迪·哈蒂尼亚。 Ia mengintip dari jalanan berdebu tempatnya mengembara,dan dilihatnya seseorang sedang dengan tekunnya sesuatu di atas meja,sambil memegang segagang…bulu? 香玉 Apapun itu,土生土生。 Yang membuatnya tertegun adalah wajah dari si pemegang benta itu…sebentar ia tersenyum,sebentar ia mengernyit。 Beberapa kali pula ia tertawa,sbelum sedetik kemudian menutup wajah dengan sedih。

“ Betapa emosi itu tertangkap seluruhnya! Barangkali ia bisa membantuku mengeluarkan semua yang ada di hati,agar perasaanku yang berkecamuk ini bisa pula aku keluarkan dari wajahku,sebagaimana ia mengeluarkan segalanya,di wajahnya…,demikas si penuli。

Kulihat kau kemudian membetulkan posisi dudukmu,menyentuh kakiku dengan sentuhan kecil-kecil,桑比尔tersenyum penuh antisipasi。 Kutatap kau lucu,lalu kutirukan suara si penulis yang sedang memanggil-manggil ke dalam potokan。 “’Permisi! Wahai,tuan yang baik,aku pengembara dari desa sebelah,hendak mencari sesuatu yang dapat membuat hatiku lega tak berat,apakah kau dapat membantuku? 团,登加拉哈!

“ Si Pemegang Benda melihat ke luar,mengerjap beberapa kali,lalu berjalan gontai。 Langkahnya yang tak terlalu bersemangat tidak dihiraukan oleh si penulis。 Ia terlalu bersemangat – akhirnya! 阿寒kutemukan颌骨dari perjalananku! 皮基尼

“’Membuat hatimu tak berat,katamu? 嗯…,玛克苏姆,考毛光? ujar si Pemegang Benda。 Si penulis menggelengkan喀巴拉。 ‘啊,啊,提达克,团。 提达克 Aku ingin tahu bagaimana caranya mengeluarkan pikiranku,perasaanku,yang tak bisa aku jelaskan,namun harus aku keluarkan琼脂menjadi lega! Aku ingin sepertimu,Bisa sedikit tertawa,sedikit sedih,sedikit jenaka,dan sedikit merana sekaligus。 阿帕(Apa rahasiamu),团?

“ Pemegang Benda mengernyit。”考塔瓦。 “ Yungmu dia berpikir,sungguh aneh permintaan orang ini,”,ujarmu sambil menggelengkan kepala。 “是的,”卡塔库(Kakata),桑比(Sambil Menunduk Pelan dan Mengangkat Bahu),“ Sungguh aneh。 Namun si Pemegang Benda tak tega mengusir si penulis,dan sepertinya ia tahu apa yang si penulis butuhkan…

“’Kawanku’,Kape Pemegang Benda,’hanya ada satu limbaban dari permasalahan hatimu:kau harus menulis。”

“H。 Si penulis terhenyak。 Kepalanya agak miring ke kiri,seperti mencerna461aban yang begitu sederhana,Namun tak pernah ditemukannya selama ini。 “哦,阿斯塔加,考登甘·穆达·梅尼穆​​坎·颚巴班那?” 坦尼亚·斯·彭里斯(tanya si penulis),佩努·哈拉普(penuh harap)。 ‘塔皮(Tapi,bagaimana cara melakukannya) Dan apa itu menulis?”

“’Ialah dia yang kau sebutkan tadi,’ujar Pemegang Benda。 “ Ialah yang bisa membuat gundahmu,senangmu,dan bahagia sekaligus sedihmu keluar melalui kata-kata。 Melalui sabda。 塔皮(Kapi hanya bisa menulis jika kau punya ini),“ katanya sambil Mengangkat benta di tangannya”。 “ P ena”(佩纳冈·本达·佩兰·佩兰),塞佩尔蒂·阿坎·塔德·泰登加尔·奥莱·西·佩努里斯·吉卡·塔·迪卡帕卡尼亚·佩拉汉·拉汉。 坦帕伊尼(Tanpa ini),考德比萨(Kau Tak bisa menulis)。

“ Lagi-lagi si penulis tertegun。 Begitu banyak hal yang perlu ia lakukan! Tak tahu ia harus mulai dari mana Tapi di hatinya mulai timbul rasa hangat,barangkali disebabkan oleh harapan yang menyerbak。 ‘Begitu,ya,baiklah Tuan,bolehkah aku meminta benta — maksudku,penamu? Aku tak tahu harus mencari itu di mana,dan kau terlihat seperti tahu persis di mana harus menemukannya…Bolehkah penamu itu kau berikan padaku?

“ Mendengar itu,mengamuklah si Pemegang Benda,杨克穆迪·穆穆克尔·平吉尔·平图·辛加·穆姆巴特·彭里斯·卡盖特·塞滕格·马蒂。 ‘Kau mau mengambil penaku ?! Sudah Gila rupanya! Tidak Pernah ada penulis yang mengambil pena penulis lain,dasar orang aneh!’

“ Untuk kesekian kalinya si penulis hanya diam karena terkejut dengan rekan barunya ini。 Baru kali ini ada seseorang yang membanting pintu di depannya。 Tak Pernah Dengar ia soal benta itu,阿帕拉? 佩娜? Ia hendak pergi dengan gontai dan mata yang hampir basah — bukankah memang sedih melepas hal yang kita kira hampir jadi颚瓜班atas kegelisahan? — Namun ia Mendengar sesuatu dari dalam。 Rupa-rupanya si Pemegang Benda itu berteriak histeris sekali lagi。

“’Dan jangan harap kau bisa menulis kalau kau juga tak punya kisah yang hebat! Hatimu Boleh Gelisah,Tapi untuk menuangkannya dalam tulisan pun,Kau perlu tahu diri! 红毛猩猩hanya mau membaca yang mereka sukai! Kalau kisahmu biasa-biasa saja — aku ulangi,kalau kau orang yang biasa-biasa saja tanpa petualangan yang mengagumkan,atau tanpa pengetahuan tentang kata-kata besar yang jatuh dari langit kelima,kau lebih baik diam s! Penulis tertunduk sementara Pemegang Benda berdeham sebentar。 Seperti perlu amunisi lagi untuk berteriak-teriak kasar。 Penulis sudah hampir menangis frustrasi ketika sejurus kemudian pintu kayu berderit dan pemegang benta itu menunjukkan wajah marnahnya,sambil mengacung-acungkan jari telunjuk kanannya ke arah si penulis。

“’Jika kulihat dari penampilanmu,kau pasti tak punya kisah,kan ?! Orang biasa sepertimu mana Mungkin punya cerita yang menarik orang banyak。 Kau pasti bukan orang besar! Cih,’Pemegang Benda Menyeringai,’Ideologi,ideaisme,dan pemikiran tinggi pun juga kau pasti tak punya! 丹加·拜克(Dengar Baik-baik),红毛猩猩,坎昆伊尼岛:Menulis bukanlah untuk semua orang! Ia hanya untuk orang-orang hebat,berpena,berpikiran tajam,dan memiliki kisah yang tak dimiliki orang lain! 萨娜,佩吉!’”

Aku dan kau sama-sama diam。 皮基兰穆(Pikiranmu),阿库·塔胡(aku tahu),苏达·滕图(sudah tentu) Saat itu,behkan beberapa masih demikian hingga kini,semua orang menertawakan mimpi kita sebagai pekerja kata-kata。 Tak ada yang paham bahwa menulis dapat datang dari hati siapa saja,untuk apa saja,tanpa syarat apapun。 Kau Tak punya komputer waktu itu,dan kita hanya dua orang biasa saja tanpa pemikiran yang terlalu hebat和ataupun terlalu maju dibanding jaman。 Sempat kita berpikir bahwa kita塔德莱克贾迪penulis,hingga akhirnya,kata-kata sendiri yang mendatangi kita,dan menjelma melalui jemari kita…

Kuraih tanganmu。 Ini mengapa aku setia bercerita tentang Si Penulis,untuk merengkuhmu dalam positivitas dan angan pada mimpi kita untuk tetap menulis。 Kau menatapku,sendumu lalu berubah menjadi senyum kecil。 “ Bukan主要kecilnya hati si penulis。 Sudah pena tak punya,kisah juga tak punya,lalu sekarang,ia pun harus punya kejelasan mengenai ideologi dan Idealisme,Entah Appun itu,“ katamu,barangkali sambil mengingat-ingat dirimu yang dulu”,“ Bagaimana yang duya”

Aku diam sejenak,lalu berdeham dua kali。 Sudah terlalu sering aku menceritakan kisah ini,Namun setiap kali sampai pada bagian ini,aku bisa merasakan hangat,dan semangat,meski di tengah kemurungan si penulis; karena aku tahu bahwa sebentar lagi,nasib,jiwa,dan pikiran si penulis(dan juga kau)阿坎拉·伯特穆·丹根·佩莱帕斯·达哈甘尼亚。 Bukankah ketika kita benar-benar mencari,北巴鲁dapat menemukan?

Ceritaku berlanjut。 “ Berjalanlah si penulis dengan gamang dan langkah yang berat。 Begitu murungnya hatinya,begitu bingung dan merasa tertekan,hingga ia tak sadar bahwa di depannya ada seseorang。 Ia menabrak orang tersebut hingga ia jatuh ke belakang,dan orang tersebut terjerembap beberapa langkah ke depan。 Si penulis kaget,dan tangannya meraih orang yang terjatuh itu。 Ia dapat merasakan tangannya diraih untuk kemudian dibantu berdiri。 Ketika mereka pada akhirnya berdiri berhadap-hadapan,si penulis merasa seperti terangkat dan melayang-layang di keadaan yang ringan,penuh kasih,dan hangat。 Matanya tertumbuk pada satu,dua,tiga,seluruh titik wajah perempuan tersebut,dan tanpa sadar air mata mulai menetes laruh di pipinya。 Ia menemukan itu…,menemukan yang membuat kata-kata beterbangan di kepalanya,hatinya,dan seluruh relung tubuhnya。 锡安古斯达德melannys danny dang tangan si perempuan,yang juga melihatnya lembut,lega,seperti menemukan。 Si perempuan,yang ternyata ialah seorang penulis perempuan,maju mendekat ke hadapan si penulis,ketika si penulis berkata dengan cepat tanpa bernafas,“ Aku menemukanmu”。 Dan Menemukan tulisanku…dan energyku,kata-kataku,kisahku…。”

“ Seperti paham pada pergerakan能源dan kata-kata si penulis,si penulis perempuan membelai tangan si penulis。 “是的,伊尼拉阿库。 Energimu,kisahmu。 Tapi bukan hanya aku…Tidakkah kau setuju bahwa yang membuatmu menjadi penulis,sayang,aladah perasaanmu? Bukan kata-kata yang membuatmu besar,tapi ia akan mengalir sebagaimana perasaanmu berkehendak。 Ia akan menari dengan ketukan irama hatimu,bukan hnaya karena aku,atau karena penamu,bukan pula perbendaharaan katamu。” Angin-anginan yang ada di antara mereka mulai menyanyi,semacam setuju dan merayakan kata-kata si penulis perempuan。 Beberapa debu juga turut beterbangan,dan biasanya itu membuat kesal si penulis,tapi ia tak surut hati kali ini,malah hatinya terbawa,terbata ia,Mungkin pengaruh langit emas berangin-angin di bekankanhya,阿陶·蓬加鲁,betapa keberadaan perempuan tersebut membuat getir dan getar di dada dan pikirannya …”

Aku dan kau lagi-lagi terdiam。 Meresapi,sekali lagi,bahwa menulis itu bukan tentang pikiran,tetapi juga perkara mendengarkan detak jantung dan nuansa hati。 Ada yang bilang seorang penulis diberkahi oleh perasaan yang sensitiveif,tak konvensional seperti orang pada umumnya。 Ada pula yang bilang penulis itulah pemurung sejati。 Tapi apapun itu,aku tahu,bahwa kau tahu,杨林,雪兰州penulis harus pernah jatuh cinta。 最小的sekali。

Dari bola mataku,kulihat kau pun tersenyum,dan kuamati rambut pendekmu tersibak angin kecil,yang seperti ingin berhembus hanya untuk menegaskan garis wajahmu yang indah itu。 Matamu,Yang Sering kuingat-ingat ketika sedang mengalirkan kata-kata indah,melihat ke arahku。 教edu

“ Kisah si penulis mengingatkanku pada kita,sayang,pada dua orang penulis yang halus perasaannya,dan tak punya pilihan lain selain saling jatuh pada jiwa masing-masing,setiap kali bertemu Cinta si penggerat kata-hal … hangat。

是的,Balasku Dalam Hening Erag Genggaman,demikianlah Adanya…