
奥列(Oleh):法赫米·费克里(Mah。
Raka orang yang paling dewasa diantara kami,pertimbangan-pertimbangan hidupnya sering kami jadikan timbangan hidup kami,bagiku itu maklum karena dia sudah sejak kecil tiada mengenal Didikan seorniniahah sukanija diukinokdiya diahinahdiah diahinahdiah diahinahdiah diahaniah souhya yahiyah alah singahdiya diah singahiyah alah singahiyanah d。 Sely Mengetuk Pintu rumahnya dengan sisa-sisa raut cemberutnya yang dibawa dari jalanan tadi sambil menyeru nama Raka,tak lama berselang suara derap terdengar dari jalan samping rumah,“wah,kalian !!”,danyata Raka tah dari mana kamu Ka?”tanyaku。 Nafasnya tersengal-sengal dantubuhnya bermandikan keringat,Sely lekas menghampirinya sambil memberikan beberapa carik tissue dari tas anyaman buatannya sendiri dan itu sama sekali bukan perhatian yang perlu kucemburui。
”terimakasih,tunggu sebentar,masuklah,aku kemar mandi dulu”,aku dan Sely lebih merasa nyaman di teras rumah daripada menuruti suara tuan rumah yang tergesa-gesa itu,tiba-tiba bisik lirih menghampiri tel” perhatikan pipi sebelah kanan Raka tadi lebam loh”。 Dia Mengerti karena dia tadi yang mendekat padanya,“ aku tidak begitu melihat Sel”,jawabaku。
“ didalam rumah saja,kenapa masih di teras”,“ dengan busa sabun yang masih tersisa di sela telinganya Raka mempersilahkan aku dan Sely ke ruang tamu rumah”。 Soak muka Raka yang lebam,Sely menanyakan kembali padanya,aku anggap itu cuma perkara spele yang Dialami sebagai laki-laki,lagi pula Raka juga tidak mau berterus terang,Mungkin yang demikian membuat naluri wanita Sely khawa。 Kami Sudah Dua Minggu Terakhir ini baru bisa bertemu kembali,aku juga disibukkan dengan berbagai kegiatan kesusasteraanku。 obrolan demi obrolan terus berlangsung,gelap mulai merambat dari barat,pertemuan kami berlanjut di kafe langganan kami,setelah beberapa minuman dan cemilan kami pean,suasana baru belum julum mengaanti nuansa dan nalar pikiranku。
“coba perhatikan Ka,dari tadi Haekal banyak diam”,aduan Sely digubris kaku,aku membentak Sely karena rengekannya dan Raka menengahi emosiku,aku tak sanggup,meyakinkan diri sendir apa ini saat yang ya telas yaja ya las ya ya ya las ya ja ,karena darah daging,Raka sedang di kandungnya atas kesengajaan bodoh yang telah ia lakukan pada perempuan itu,emosiku tak tertahankan ketika Raka memutuskan untuk jadi pengecut dan menjadikanku pahlawan keianganjakínakakinu,
达拉姆·克冈贡甘·杨·蒂巴·蒂巴·迪安塔拉·卡米 Keadaan semakin membeku,Namun Sely mengelak asik bermain dengan handphonenya,kata di ujung lidah namun maksud belum berjumpa,“ andai saja kau tahu Sel”,gumamku,dan Raka masih saja dengan kepolosanustanya。
”啊! kalian malam ini membosankan,kalau begini aku pulang saja,”,tukas Sely meminta dan tanpa sempat berucap aku biarkan Raka mengantarnya。 阿库·库朗贡·杜佐库·森蒂里(aku pulang dengan kegetiran)。 Keesokan lusa setelah pertemuan kami,Berita tentang kematian Sely dan Raka sampai pada telingaku dan beredar di koran serta berita-berita televisi sebelum kemudian aku tinggal dalam ruangan penebusan dosa。